WartaKota/

Korupsi KTP Elektronik

Sebut KPK Menghina Pengadilan, Kuasa Hukum Setya Novanto: Apakah Masih Layak Disebut Penegak Hukum?

Fredrich meminta semua pihak termasuk KPK, memahami bahwa Indonesia merupakan negara hukum.

Sebut KPK Menghina Pengadilan, Kuasa Hukum Setya Novanto: Apakah Masih Layak Disebut Penegak Hukum?
Kompas.com/Robertus Belarminus
Fredrich Yunadi, pengacara Ketua DPR RI Setya Novanto melaporkan dua pimpinan dan dua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Bareskrim Polri ke Bareskrim Polri, Jumat (10/11/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengatakan, oknum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ia laporkan diduga telah melakukan penghinaan terhadap lembaga peradilan.

Hal itu lantaran KPK tidak menghormati putusan praperadilan yang diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam putusan tersebut, disebutkan sangat jelas bahwa KPK harus menghentikan segala proses penyidikan terhadap Setya Novanto, dan tidak dapat menetapkan status tersangka dengan objek perkara yang sama.

Baca: KPK: Tak Ada Celah bagi Setya Novanto untuk Mangkir

"Bukan hanya abuse of power, tapi contempt of court, penghinaan terhadap pengadilan. Bagaimana seorang penegak hukum, dia tak taat hukum. Apakah dia masih layak disebut sebagai penegak hukum?" kata Fredrich di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

‎Laporan kuasa hukum Novanto bernomor: LP/1192/XI/2017/Bareskrim. Ada pun empat orang yang dilaporkan adalah Ketua KPK Agus Rahardjo, Direktur Penyidikan KPK Aris B‎udiman, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, dan penyidik KPK A Damanik.

Fredrich meminta semua pihak termasuk KPK, memahami bahwa Indonesia merupakan negara hukum. Maka dari itu, putusan pengadilan hendaknya harus dihormati dan dipatuhi oleh semua pihak.

"Kita negara hukum atau kita negara kekuasaan? Kalau negara hukum mohonlah hukum dihormati," tegasnya. (*)

Penulis: M Zulfikar
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help