WartaKota/

Pembangunan Tempat Kuliner Dilanjutkan Pemkot Bekasi Meski Ditolak Warga Duta Harapan

Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan).

Pembangunan Tempat Kuliner Dilanjutkan Pemkot Bekasi Meski Ditolak Warga Duta Harapan
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Kepala Dinas Pariwisata Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih angkat bicara soal penolakan warga Duta Harapan, Bekasi Utara terkait pembangunan kios kuliner di danau setempat.

Menurut Zarkasih, pihaknya telah berupaya menyosialisasikan hal itu ke warga setempat melalui perangkat RT/RW setempat.

"Nggak mungkin saya undang semua warga, makanya kita undang perwakilan warga lewat RT/RW," kata Zarkasih pada Jumat (10/11/2017).

Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Zarkasih menyatakan, sejauh ini masyarakat justru mendukung penataan fasos fasum di sana untuk dibuatkan beberapa kios kuliner.

Saat ini, pihaknya baru berencana membangun satu kios kuliner.‎

Ke depan, pihaknya akan membangun kios di titik lain di danau tersebut.

"Justru, ini kita tata dengan adanya kios kuliner, masyarakat malah lebih enak karena selain kios akan dibangun juga musola," ujarnya.

Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Zarkasih memastikan, pembangunan kios kuliner tidak akan berdampak pada lingkungan sekitar, terutama ancaman banjir.

Sebab, daya tampung dan resapan di sana masih berfungsi optimal.

"Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan)," katanya.

Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Meski ada penolakan, pembangunan tetap dilanjutkan oleh Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help