WartaKota/
Home »

Depok

Kampus UI Kini Miliki Lembaga Halal Center

Wadah ini untuk menjawab salah satu kebutuhan mendasar masyarakat Muslim yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Kampus UI Kini Miliki Lembaga Halal Center
Minnesota Farm Living
Ilustrasi kenali kandungan daging babi yang bikin gempar, masyarakat Muslim di Indonesia perlu dilindungi dengan lembaga yang kredibel. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Universitas Indonesia (UI) kini telah menghadirkan sebuah wadah Unit Kerja Khusus Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat UI bernama UI Halal Center.

Wadah ini untuk menjawab salah satu kebutuhan mendasar masyarakat Muslim yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah berupa jaminan barang dan jasa halal.

Hal itu diungkapkan Kepala Humas dan Komunikasi Informasi Publik UI, Rifelly Dewi Astuti, Jumat (10/11/2017).

"Ke depannya UI melalui UI Halal Center ini, diharapkan menjadi salah satu center of excellence Lembaga Pemeriksa Halal di Indonesia, Asia Tenggara dan bahkan dunia. Mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia," kata Rifelly.

Sebelumnya, kata diaz UI telah menjalankan kegiatan studi halal melalui Pusat-pusat Studi Halal yang tersebar di beberapa fakultas. Namun kini telah terintegrasi ke dalam UI Halal Center sesuai dengan SK Rektor No. 1931/SK/R/UI/2017.

"UI Halal Center berjalan selaras dengan Visi Misi UI dengan mengacu pada UUNo. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. UI Halal Center kini terlibat aktif dalam forum-forum koordinasi yang diselenggarakan oleh BPJPH atau Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal - Kementerian Agama RI, dan bersinergi dengan Halal Center dari perguruan tinggi di berbagai daerah," katanya.

Saat ini tambah Rifelly, tawaran kerjasama dengan UI Halal Center tidak hanya datang dari lembaga dalam negeri, melainkan dari institusi luar negeri seperti University of Shizuoka, Jepang, yang telah menyatakan minatnya untuk bekerja sama dalam rangka peningkatan pemahaman halal terutama untuk menyediakan fasilitas kantin yang 'Moslem friendly' di kampusnya.

"Kerjasama lainnya yang sedang dijajaki diantaranya dengan Halal Center MSU atau Management and Science University Malaysia yaitu International Center for Halal Studies atau ICHLAS, yang fokus pada industri halal kosmetik dan farmasi," katanya.

Sejumlah kegiatan yang dilakukan di UI Halal Center kata Rifelly antara lain menyediakan layanan uji produk, konsultasi dan advokasi jasa halal yang tersertifikasi; menyelenggarakan komunikasi, informasi, edukasi dan advokasi produk dan jasa halal yang berkontribusi komprehensif terhadap masyarakat; melakukan kajian saintifik dan islami untuk pengembangan industri halal; sert melaksanakan training, pelatihan, pendidikan dan program-program pemberdayaan konsumen maupun produsen atau pengusaha produk dan jasa halal.

Sementara itu, Kepala Laboratorium UI Halal Center Prof. Dr. Amarila Malik MSi, Apt menyampaikan sejumlah rencana strategis jangka panjang dan jangka pendek telah disiapkan guna memantapkan visi UI Halal Center sebagai pusat pemeriksa, edukasi dan advokasi jaminan produk halal yang berkontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia maupun dunia.

"Dalam waktu dekat ini, kami tengah mempersiapkan diri untuk mendirikan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di bawah UI Halal Center, yang mana hal ini adalah sesuai dengan amanah UU no. 33 th 2014 tentang Jaminan Produk Halal," katanya.

Selain itu kata dia, MoU dengan PKS dan Al-Irsyad dan para pebisnis di bawah Kadin Timur Tengah tengah disiapkan terkait kerjasama industri halal dan dukungan bagi LPH UI Halal Center.

"Penandatanganannya akan dilakukan saat launching UI Halal Center yang rencananya akan dilaksanakan akhir November atau awal Desember tahun ini. Sedangkan rencana jangka panjang, kami akan berupaya mendirikan Institusi Ilmu Kehalalan dan memproduksi barang dan jasa halal," katanya.

Diharapkan kata dia, UI Halal Center ini dapat menjadi pusat pemeriksa, edukasi dan advokasi jaminan produk halal yang unggul dan terpercaya yang berkontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia maupun dunia.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help