WartaKota/

Wartsila Resmikan Training Services Centre dan Digital Expertise Centre

Wartsila, perusahaan teknologi Finlandia meluncurkan Training Services Centre dan Digital Expertise Centre di Bandara Halim Perdanakusuma.

Wartsila Resmikan Training Services Centre dan Digital Expertise Centre
istimewa
Wartsila 

WARTA KOTA, PALMERAH-Perusahaan teknologi asal Finlandia Wartsila, meluncurkan Training Services Centre dan Digital Expertise Centre yang berlokasi di kantor Wartsila di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Pusat pelayanan ini akan membantu memonitor instalasi-instalasi dari pelanggan.

Hal ini akan mengoptimalkan nilai siklus hidup yang berujung pada peningkatan profitabilitas dan performa peralatan dan efisiensi operasional.

Pada saat bersamaan, Wartsila  juga memperkenalkan fasilitas-fasilitas baru yang dapat menambah nilai pelayanan seperti Training Service Centre dan Digital Expertise Centre beserta pelayanan lainnya.

Saat ini, Wartsila Indonesia menyediakan hampir 4 giga watt (GW) energi kepada jaringan nasional.

Dengan teknologi generasi tenaga cerdas (smart power), Wartsila memegang peranan handal dalam menyediakan tenaga fleksibel baik dalam hal beban dan bahan bakar.

Salah satu proyek yang baru dikerjakan  Wartsila Corporation dan  Wartsila Indonesia adalah pembangkit  listrik jenis peaking (Combined Cycle) di Lombok.

Perusahaan juga terlibat dalam penyediaan listrik di Bangkanai dan sebagian besar dari Kepulauan Indonesia bagian timur.

Sedangkan layanan digital Wartsila berperan pada enam power plant di Indonesia, yaitu di lima power plant  milik PLN di daerah Nabire, Ternate, Jaya Pura, Bontang, dan dua power plant milik Antam. Dan akan terpasang di power plant PLN di Lombok dan Bangkanai (Kalimantan Tengah).  

“Fasilitas dan layanan yang diresmikan hari ini agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik pada para pelanggan dan mitra di industri maritim dan energi di sini. Kami bermitra  dengan Pemerintah Indonesia untuk proyek-proyek di masa mendatang dan bermanfaat bagi bangsa ini. Untuk itu kami juga mengambil  bagian dalam transisi infrastruktur energi berkelanjutan di Indonesia,” kata Erwin Vanderkerff, Managing Director dan President dari Wartsila Indonesia saat peluncuran Training Services Centre dan Digital Expertise Centre di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (8/11/2017).

Ia menjelaskan, layanan Wartsila Training services centre yang baru dibuka ini digunakan untuk mengembangkan performa tenaga kerja, mencakup segala aspek manajemen, operasi, pemeliharaan dan hal-hal terkait keselamatan, keandalan dan performa dariinstalasi-instalasi power atau kelautan dari para pelanggan.

Saat ini Wartsila memiliki 10 pusat pelayanan di seluruh dunia. Pada masing-masing pusat pelayanan ini, Wartsila dapat menyediakan tim tepat yang berpengalaman melatih para insinyur dan ahli yang dapat menyampaikan kursus untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan individu dari pemilik-pemilik kapal dan operator pembangkit listrik.

Hingga sekarang,  sudah ada 320 batch yang mengikuti training dari para pelanggan Wartsila sejak fasilitas beroperasi pada Mei 2017.

Erwin menjamin, Wartsila Digital Expertise Centre akan memberikan  pelayanan teknis terdepan melalui sistem pemantauan terpencil dan Operator’s Interface systems, menyediakan dukungan seketika atas pelayanan yang dapat diperkirakan, pelayanan operasional dan darurat terhadap pelanggan energi dan kelautan.  

Pelayanan tersebut bisa dilakukan  dengan waktu nyata (real time). Sehingga menjamin operasi yang dapat diandalkan, meningkatkan potensi pendapatan, dan transparansi.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help