WartaKota/

Merahnya Petak Sembilan

Terdapat beberapa tempat sembahyang etnis Tionghoa yang sebagian besar beragama Budha dan Konghucu.

Merahnya Petak Sembilan
Warta Kota/Hamdi Putra
Suasana ruang sembahyang vihara Dharma Jaya Toasebio. 

WARTA KOTA, TAMAN SARI -- Kawasan Petak Sembilan merupakan Kawasan Pecinan yang terletak di Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Penduduk mayoritas di daerah ini merupakan etnis Tionghoa.

Oleh karena itu, kawasasan ini sangat kental dan identik dengan budaya Tionghoa.

Terdapat beberapa tempat sembahyang etnis Tionghoa yang sebagian besar beragama Budha dan Konghucu.

Papan nama vihara Dharma Jaya Toasebio yang beralamat di Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan, Taman Sari, Jakarta Barat.
Papan nama vihara Dharma Jaya Toasebio yang beralamat di Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan, Taman Sari, Jakarta Barat. (Warta Kota/Hamdi Putra)

Vihara yang ada di Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan diantaranya vihara Dharma Jaya Toasebio, vihara fat Cu Kung Bio serta vihara Dharma Bhakti yang merupakan salah satu vihara terbesar dan tertua di Jakarta.

Saat berkunjung ke kawasan ini, jurnalis Warta Kota memarkirkan kendaraan di depan sebuah mini market yang berada persis di seberang vihara Dharma Jaya Toasebio.

Di gerbang vihara, terdapat pedagang makanan dan beberapa orang pengurus yang sedang asyik menyantap makanannya.

Pintu masuk Vihara Dharma Bhakti.
Pintu masuk Vihara Dharma Bhakti. (Warta Kota/Hamdi Putra)

Mereka menyapa dengan ramah dan mempersilakan jurnalis Warta Kota untuk masuk.

Memasuki komplek vihara, warna merah dan aroma hio yang tajam menjadi suguhan pembuka.

Pada zaman penjajahan Belanda tepatnya tahun 1740 Masehi, vihara ini pernah dibakar dan dibangun kembali hingga selesai pada tahun 1754.

Suasana ruang sembahyang vihara Dharma Jaya Toasebio.
Suasana ruang sembahyang vihara Dharma Jaya Toasebio. (Warta Kota/Hamdi Putra)

Itu artinya, vihara Dharma Jaya Toasebio sudah berumur sekitar 263 tahun.

Halaman
123
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help