WartaKota/

Dana Program Kemasyarakatan di Bekasi Meningkat Jelang Pilkada

Adapun program yang bersentuhan dengan masyarakat yang naik paling tinggi seperti Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Dana Program Kemasyarakatan di Bekasi Meningkat Jelang Pilkada
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kegiatan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Dana program kemasyarakatan di Kota Bekasi dipastikan naik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Adapun program yang bersentuhan dengan masyarakat yang naik paling tinggi seperti Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Asisten Daerah III Kota Bekasi, Dadang Hidayat mengatakan, dana KS berbasis NIK di tahun 2018 diproyeksikan mencapai Rp 200 miliar.

Angka ini naik 100 persen dibanding alokasi dana KS NIK di tahun 2017 sebesar Rp 100 miliar.

“Alokasi dana Rp 200 miliar sudah diproyeksikan oleh Dinas Kesehatan tentang jumlah pesakitan di Kota Bekasi yang rata-rata sekitar 15 persen,” kata Dadang di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Rabu (8/11/2017).

Dadang mengatakan, dana ini bisa saja kurang bila biaya pengobatan KS NIK melebihi pagu anggaran.

Bila hal itu terjadi, maka pemerintah daerah akan menambah alokasi dana dalam APBD Perubahan 2018.

“Bila dana yang dialokasikan kurang, bisa ditambah di APBD-Perubahan. Kita tambah untuk kepentingan masyarakat,” ujar Dadang.

Berdasarkan data yang diperoleh, hingga September lalu pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk mengobati warganya yang sakit menggunakan KS NIK.

Dalam APBD-Perubahan, pemerintah menambah alokasi dana sebesar Rp 25 miliar hingga akhir tahun.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help