Didaulat Jadi Panglima Santri Nusantara, Cak Imin Juga Dideklarasikan Sebagai Cawapres

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dideklarasikan menjadi calon wakil presiden untuk Pemilu 2019.

Didaulat Jadi Panglima Santri Nusantara, Cak Imin Juga Dideklarasikan Sebagai Cawapres
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menunjukan bukunya saat peluncuran di DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (24/9/2017). 

WARTA KOTA, JEMBER - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dideklarasikan menjadi calon wakil presiden untuk Pemilu 2019.

Deklarasi itu dibacakan perwakilan santri, saat acara jalan sehat santri yang diselenggarakan di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (5/11/2017).

"Kami Santri Indonesia mendorong dan mendukung Cak Imin mewakili kaum santri untuk bersedia maju menjadi wakil presiden Republik Indonesia. Saatnya santri memimpin," kata salah satu santri saat membacakan ikrar.

Baca: Nafa Urbach Akhirnya Jadi Janda Zack Lee

Cak Imin mengapresiasi dukungan para santri tersebut.

"Untuk itu kita akan terus melakukan konsolidasi dan kita akan perjuangkan aspirasi para santri," ucapnya.

Cak Imin menambahkan, pada pemilu legislatif mendatang, pihaknya menargetkan PKB masuk dua besar.

Baca: Amerika Serikat Minta Maaf dan Cabut Larangan Masuk untuk Panglima TNI

"Kita menargetkan masuk dua besar dalam pileg mendatang," ujar Cak Imin.

Cak Imin juga didaulat menjadi panglima santri nusantara oleh ribuan santri, saat acara jalan sehat tersebut.

Politikus yang akrab disapa Cak Imin itu dinilai berhasil memperjuangkan penetapan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 28 Oktober, serta memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan dunia pondok pesantren.

"Berbagai kontribusi nyata telah diberikan Cak Imin terhadap perkembangan bangsa ini. Jadi beliau sangat layak untuk kami jadikan sebagai panglima santri," papar Isa Sugianto, salah satu pengasuh pondok pesantren. (*)

Penulis: Nicolas Manafe
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help