Terbongkar Sudah, 'Anggota' Tim Sukses Trump Temui Pejabat Rusia Tahun Lalu

Seorang penasihat kebijakan luar negeri untuk tim sukses Donald Trump semasa AS 2016 diketahui bertemu pejabat Rusia pada tahun lalu

Terbongkar Sudah, 'Anggota' Tim Sukses Trump Temui Pejabat Rusia Tahun Lalu
antaranews.com
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (REUTERS/Jonathan Ernst 

 WARTA KOTA, PALMERAH -- Seorang penasihat kebijakan luar negeri untuk tim sukses Donald Trump sewaktu Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016 diketahui bertemu pejabat pemerintahan Rusia pada tahun lalu

Laporan New York Times sebagaimana dikutip Reuters hari ini menyebutkan laporan tersebut didasarkan pada kesaksian sang penasihat yang diberikan kepada Kongres AS pekan ini.

Penasihat bernama Carter Page itu tidak membantah keterangan bahwa Pemerintah AS telah bertemu Pemerintah Rusia pada Juli 2016 di Moskow. Dia juga tidak membantah telah bertemu dengan para pejabat Rusia itu.

Menurut The Times, Page mengirim email paling tidak satu kali kepada orang kepercayaan Trump mengenai hasil pertemuannya dengan pejabat Pemerintah Rusia.

Laporan dalam email itu dibaca keras-keras pada dengar pendapat tertutup Kamis pekan ini di Komisi Intelijen DPR yang tengah menyelidiki intervensi Rusia dalam Pemilu November 2016 demi memenangkan Trump dan mengenai kemungkinan kolusi antara tim sukses Trump dan Rusia.

Page menganggap pertemuan itu tidak penting karena tidak lebih dari perkenalan belaka. Dia mengakui salah seorang yang ditemuinya adalah pejabat senior Rusia, tapi dia enggan mengungkapkan namanya.

Pengacara khusus Robert Mueller telah mengajukan dakwaan kepada dua orang dekat Trump, yakni mantan manajer kampanye Paul Manafort dan Rick Gates, dengan tuduhan pencucian uang, Senin pekan ini.

Dakwaan itu diajukan pada hari yang sama dengan pernyataan pengakuan bersalah penasehat Trump lainnya, George Papadopoulos, telah berbohong kepada FBI awal Oktober lalu.

Page diperiksa FBI belum lama tahun ini dan juga tampil di dewan juri pengadilan sebagai bagian dari penyelidikan yang dipimpin Mueller, demikian Reuters.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help