Sepanjang 2017, Dinsos Depok Jaring 140 PMKS

Dinsos Kota Depok bersama Satpol PP Kota Depok berhasil menjaring sebanyak 140 orang PMKS dari sejumlah titik dan wilayah di Kota Depok.

Sepanjang 2017, Dinsos Depok Jaring 140 PMKS
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Penjaringan PMKS oleh Dinsos Depok beberapa waktu lalu. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sepanjang 2017 ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok bersama Satpol PP Kota Depok berhasil menjaring sebanyak 140 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dari sejumlah titik dan wilayah di Kota Depok.

Dari 140 PMKS tersebut, terdiri dari pengamen, anak jalanan, gelandangan serta pengemis dan orang dengan gangguan jiwa.

Mereka yang terjaring dibina dan direhabilitasi bersama instansi terkait, menurut jenis dan kebutuhan para PMKS, serta ada pula yang dipulangkan ke daerah asalnya.

Penjaringan PMKS oleh Dinsos Depok beberapa waktu lalu.
Penjaringan PMKS oleh Dinsos Depok beberapa waktu lalu. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Depok Devi Maryori kepada Warta Kota, Jumat (3/11/2017).

"Mereka kami data dan dari sana akan dipilah untuk direhabilitasi atau diberikan pembinaan dengan dikirim ke panti rehabilitasi milik Kementerian Sosial di Cipayung, Jakarta Timur," katanya.

Sementara bagi PMKS yang keluarga atau kerabat terdekatnya ada di Depok mereka dikembalikan ke keluarga namun dengan membuat surat pernyataan terlebih dahulu agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Ada pula yang kami pulangkan ke daerah asal, dan kita rehabilitasi ke rs jiwa bagi yang menderita gangguan jiwa," katanya.

Menurut Devi para PMKS bisanya dari sejumlah titik dan wilayah di Depok yang memang rawan PMKS.

Yakni di Jalan Margonda, Jalan Siliwangi, Jalan Nusantara Raya, Jalan Dewi Sartika Jalan Juanda, dan Jalan Raya Bogor.

Penjaringan PMKS oleh Dinsos Depok beberapa waktu lalu.
Penjaringan PMKS oleh Dinsos Depok beberapa waktu lalu. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Tidak semua PMKS yang terjaring katanya adalah warga Depok.

"Ada pula warga Bogor, warga Sukabumi, juga warga Jakarta, atau Tasikmalaya, Cilacap dan daerah lain," kata Devi.

Ia mengatakan pihaknya akan rutin melakukan razia PMKS ersama Satpol PP Depok, untuk mempertahankan dan mewujudkan Depok sebagai kota layak anak dan bebas PMKS.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved