Penghina Jokowi dan Ayu Ting Ting Mengaku Mengidap HIV Saat Diciduk Polisi

Kepala Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri AKBP Susatyo Purnomo mengatakan, pihaknya terus memantau akun media sosial dari berbagai bidang.

Penghina Jokowi dan Ayu Ting Ting Mengaku Mengidap HIV Saat Diciduk Polisi
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus penyebaran konten pornografi dan penghinaan terhadap anak pejabat negara, artis, dan kelompok lain, yang dilakukan oleh tersangka TG melalui media sosial. 

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus penyebaran konten pornografi dan penghinaan terhadap anak pejabat negara, artis, dan kelompok lain, yang dilakukan oleh tersangka TG melalui media sosial.

TG telah diamankan oleh Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri. Dari video yang beredar, pemilik akun Taufik Gani ini menghina Presiden Jokowi dengan kata yang tak pantas.

"Klo jadi artis percuma gak memamerkan kekayaan, kasihan artis sekarang miskin. Sedangkan Jokowi aja bego. Jokowi jangan sedih saya bisa lawan, artis aja saya bisa lawan ayu ting-ting bisa saya lawan, emang lo sempurna," kata TG dalam video yang diunggahnya.

Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus penyebaran konten pornografi dan penghinaan terhadap anak pejabat negara, artis, dan kelompok lain, yang dilakukan oleh tersangka TG melalui media sosial.
Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus penyebaran konten pornografi dan penghinaan terhadap anak pejabat negara, artis, dan kelompok lain, yang dilakukan oleh tersangka TG melalui media sosial. (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

TG juga menghina kelompok lain dengan sebutan kata miskin. Bahkan, dalam video berdurasi sekitar 10 menit, TG memamerkan harta bendanya.

Kepala Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri AKBP Susatyo Purnomo mengatakan, pihaknya terus memantau akun media sosial dari berbagai bidang.

"Ini kita lakukan secara random. Satgas tiap hari memonitor, baik itu online dan media sosial," kata AKBP Susatyo Purnomo, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (3/11/2017).

Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus penyebaran konten pornografi dan penghinaan terhadap anak pejabat negara, artis, dan kelompok lain, yang dilakukan oleh tersangka TG melalui media sosial.
Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus penyebaran konten pornografi dan penghinaan terhadap anak pejabat negara, artis, dan kelompok lain, yang dilakukan oleh tersangka TG melalui media sosial. (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Penangkapan tersebut berawal ketika Satgas Patroli Siber menemukan salah satu akun yang menyebarkan nomor HP TG, serta adanya ajakan sesama jenis untuk berkencan.

"Jadi tersangka ini menyebarkan nomor miliknya, serta melakukan ajakan kencan, sehingga hal ini membuat akun media sosialnya menjadi interaktif," jelas Susatyo.

Atas tindakan tersebut, TG di tangkap di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017) lalu. Saat ditangkap, TG berteriak dan menyebut dirinya tengah sakit. Saat diinterograsi, ia mengaku mengidap HIV.

Atas keterangannya tersebut, TG langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Namun, pihak rumah sakit belum dapat memberikan hasil pemeriksaan tersangka terkait dugaan terjangkit HIV. (Joko Supriyanto)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help