WartaKota/

Troli Penuh Belanjaan Diyakini Hanya akan Tinggal Cerita

kalau sudah pakai troli, tidak hanya barang yang dibutuhkan saja yang dibeli. Barang yang tidak perlu pun biasanya ikut dibeli.

Troli Penuh Belanjaan Diyakini Hanya akan Tinggal Cerita
Kompas.com/Bernama
Asosiasi Pengusaha Ritel Malaysia menyatakan, department store dan supermarket diprediksi bakal mengalami penurunan penjualan sebesar 2,5 persen pada kuartal ketiga 2017. 

WARTA KOTA, SAWAH BESAR -- Akhir bulan atau awal bulan di mana orang mendapat gaji menjadi momen untuk belanja bulanan.

Hari-hari itu, terutama di akhir pekan, troli akan penuh oleh belanjaan menjadi pemandangan biasa. Pembelian barang-barang tersebut untuk persiapan selama sebulan.

“Biasanya, kalau sudah pakai troli, tidak hanya barang yang dibutuhkan saja yang dibeli. Barang yang tidak perlu pun biasanya akan terbeli juga. Apalagi membawa anak-anak,” ucap Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Roy Nicholas Mandey saat menjadi narasumber ditalkshow dengan topik ‘Sejumlah Retailer Berguguran, Apakah ini Akhir Dari Industri Ritel Konvensional?” di Hotel Ibis Harmoni, Rabu (1/11/2017).

Sayangnya, akhir-akhir ini pemandangan troli yang menggunung oleh barang-barang tidak lagi jadi pemandangan biasa.

Adanya kemudahan membeli dengan online, serta perubahan gaya hidup masa kini yang tidak lagi konsumtif menjadi penyebabnya.

Roy membandingkan ketika ritel mencapai puncaknya di tahun 2012 dan 2013.

Ketika itu, pertumbuhan ekonomi dari sektor ritel tumbuh 13 persen atau naik 2-3 kali dari pertumbuhan ekonomi.

Kondisi saat itu juga ditopang pendapatan perkapita yang naik.

Pada tahun 2012 juga mulai muncul e-commerce.

“Karena ada pilihan belanja dan lebih dimudahkan akan membuat belana tidak dijadikan gaya hidup. Lebih suka leisure. Di Mal untuk makan dan minum. Mal yang 80 persen menyediakan makanan dan minuman akan selalu ramai karena orang suka leisure, tapi yang belanja bisa dihitung.,” ujar Roy.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help