WartaKota/

Puncak Ijen Dirusak dengan Pendirian Bangunan

Kawasan puncak Gunung Ijen dirusak dengan pendirian bangunan tertentu. Ini menuai kecaman warganet.

Puncak Ijen Dirusak dengan Pendirian Bangunan
Foto koleksi Sea Soldier Banyuwangi
Tiang pancang yang dibangun di puncak Gunung Ijen. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Beberapa hari terakhir viral foto-foto keadaan jalur pendakian Gunung Ijen Banyuwangi yang bolong-bolong.

Foto tersebut beredar linimasa media sosial instagram dan Facebook. Selain itu, terlihat beberapa tiang pancang bangunaan di tengah jalur pendakian di gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso.

Seperti beberapa foto dan vido yang diunggah di instagram akun @seasoldier_bwi. Ada satu video dan dan sembilan foto yang diunggah dan menunjukkan keadaan terakhir puncak gunung Ijen dengan caption"Tak indah lagi alamku. Jangan nanya ma mimin ya knp bisa begitu,begini,anu, ini, itu mimin juga nyesek ngeliatnya, shock saat nyampe puncak tau2 dah kek gini dan ga tau harus bertanya pada siapa, ulah siapa. Apa pendapat kalian #seasoldiers???".

Saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/10/2017), Putri, seasoldier Banyuwangi membenarkan bahwa foto dan video tersebut diambil oleh anggotanya dan kemudian diunggah di akun Instagram pada dua hari yang lalu.

"Foto dan video itu diambil belum seminggu yang lalu. Kami juga kaget kok jadi seperti ini. Jadi kami unggah di media sosial agar banyak orang tahu bagaimana keadaan Ijen sekarang. Miris sekali," jelas perempuan berjilbab tersebut,

Fotografer Senior Arbain Rambey di akun Facebook miliknya, Arbain Rambey Kedua, juga mengunggah tiga foto keadaan puncak Gunung Ijen dengan keterangan foto, "Berbahagialah yang pernah ke Ijen sebelum ada perusak pemandangan ini". Status tersebut sudah dibagikan sebanyak 337 kali.

Salah satu akun atas nama Roby Firmansyah sempat menulis komentar "Yg natural biarlah natural..Ntar marah gunungnya baru tau rasa loh".

Akun atas nama Fitroh Hitz juga menulis komentar "Ngrusak pemandangan alam. Jk d bangun seharusx d taruh d bawah. Jg d atas puncak.Suasana alamx jd berkurang".

https://www.facebook.com/arbain.rambeykedua/posts/10155768210108563 

Sementara itu, Kepala Balai Besar BKSDA Jawa Timur, Ayu Dewi Utari yang berkunjung ke Banyuwangi Senin (23/10/2017) lalu menjelaskan bahwa total anggaran untuk membangun sarana dan prasarana di wilayah Paltuding hingga ke puncak Gunung Ijen selama dua tahun sebesar Rp 13 miliar.

Untuk tahun, 2017 anggaran yang turun sebesar Rp 6 miliar.

"Selama ini Paltuding posisinya kan tidak terawat jadi akan kita lengkapi sarana dan prasarana dari Paltuding hingga ke atas. Untuk tahap pertama ini akan selesai pada Desember mendatang," jelasnya.

Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help