100 Hari Anies Sandi

Gagalkan Paripurna Istimewa Anies-Sandi, BK: Ketua DPRD DKI Bisa Dicopot

Badan Kehormatan DPRD DKI (BK) akan menentukan nasib posisi Prasetio Edi Marsudi (Pras) dalam 1 pekan ke depan.

Gagalkan Paripurna Istimewa Anies-Sandi, BK: Ketua DPRD DKI Bisa Dicopot
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. (Kompas.com) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR - Badan Kehormatan DPRD DKI (BK) akan menentukan nasib posisi Prasetio Edi Marsudi (Pras) dalam satu pekan ke depan.

Hal itu menyusul laporan pelanggaran tata tertib Pras oleh Prabowo Soenirman, anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI.

Pihak ‎BK DPRD DKI Jakarta menyatakan akan memproses laporan terhadap Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dalam sepekan.

"Laporan ini akan kita proses dalam sepekan. Setelah itu, baru akan dibahas di internal BK," ujar Kepala BK DPRD DKI Nasrullah di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2017).

Baca: Sikap Ngotot Ketua DPRD DKI Tolak Gelar Sidang Paripurna Istimewa Dipertanyakan

Ia menjelaskan, pihaknya menunggu sekaligus melihat perkembangan apakah dalam sepekan ini Prasetio menandatangani surat untuk Bamus paripurna istimewa Anies-Sandi.

"Jika tidak, setelah dibahas di internal, yang bersangkutan akan kita panggil dan kita mintai keterangan," imbuh Nasrullah.

Politisi PKS ini mengakui, pihak pelapor, yakni anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman, melaporkan Prasetio dengan tuduhan telah melanggar Tata Tertib DPRD dan telah bertindak tidak etis.

"Kalau tuduhan ini terbukti, ada sanksi yang akan kita rekomendasikan kepada pimpinan fraksi untuk ditindaklanjuti. Yang paling ringan adalah diberikan teguran tertulis. Yang paling berat diusulkan untuk diganti," pungkas Nasrullah.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help