Semenjak Berlakunya E-Toll Nyaris Tidak Ada Antrian di Gerbang Tol

Walau sudah dilakukan penerapan 100 persen penggunaan transaksi non tunai di beberapa ruas gerbang tol nampak tidak ada antrian.

Semenjak Berlakunya E-Toll Nyaris Tidak Ada Antrian di Gerbang Tol
Joko Supriyanto
Semenjak dibelakukan pembayaran e-toll tidak ada antrian panjang di gerbang tol 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, CIPAYUNG -- Mulai tanggal 31 Oktober 2017 PT Jasa Marga (persero) menerapkan 100 persen pembayaran non tunai di seluruh ruas tol yang di operasikan.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 16/PRT/M/2017 tentang transaksi tol secara non tunai.

Walau sudah dilakukan penerapan 100 persen penggunaan transaksi non tunai di beberapa ruas gerbang tol nampak tidak ada antrian.

Sebelumnya dalam transaksi non tunai Jasa Marga menargetkan durasi transaksi selama 4 detik hal ini tentunya lebih cepat dari pada transaksi secara tunai yang memakan waktu kurang lebih 8 hingga 9 detik.

Salah satu penguna Jalan tol, Hendrawan Adi Susanto (37) mengatakan penggunaan transaksi non tunai sering kali justru membuat kepadatan di pintu gerbang tol.

Bahkan beberapa gerbang tol sudah tersedia spanduk yang menuliskan gerbang tol mulai 31 Oktober 2017 hanya menerima transaksi secara non tunai.

"Kalau saya rasa justru kalo seperti ini membuat kepadatan di gerbang tol, karena masih banyak penguna tol yang belum maksimal memahami cara pengunaan e-Toll Card," kata pria yang disapa Hendra, Selasa (31/10/2017).

Namun walau begitu ia menyakini penerapan sistem seperti ini memberikan kemudahan, tapi perlu adanya sosialisasi dan kebiasan para penguna e-Toll Card.

Walau sistem pembayaran seperti ini dinilai sangat efektif, namun banyak penguna tol beranggapan justru dengan metode pembayaran seperti ini akan menimbulkan kepadatan.

"Kalo saya lebih baik manual, karena kalo seperti ini justru malah bikin macet, gak ada gunanya juga, kecuali bikin lancar itu jauh lebih baik," kata Ardi (33) salah satu penguna toll.

Selain itu hal senada juga dikatakan oleh Owi, walau dia baru membeli e-Toll Card beberapa waktu lalu, ia mengaku sudah mulai terbiasa.

Namun memang terkadang ia masih menemukan mesin e-Toll sering mengalami masalah.

"Bagus kalau saya bilang, saya juga sudah mulai terbiasa mengunakan e-Toll Card, hanya saja kadang mesin e-Toll sering lama membaca sehingga menyebabkan antrian," katanya

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved