Pencurian

Pencuri Gasak 4 Tabung Elpiji Melon dari Gerai UMKM Mitra Minimarket di Limo Depok

Kawanan pencuri tabung elpiji 3 kg atau tabung gas melon, kembali menyasar gerai usaha mikro, kecil dan menengah

Pencuri Gasak 4 Tabung Elpiji Melon dari Gerai UMKM Mitra Minimarket di Limo Depok
Kontan.co.id
Ilustrasi elpiji 3kg. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kawanan pencuri tabung elpiji 3 kg atau tabung gas melon, kembali menyasar gerai usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mitra minimarket di Kelurahan Grogol, Limo, Depok, Rabu (1/11/2017).

Dua gerai UMKM mitra minimarket Alfamidi di Jalan Pramuka, Grogol, Limo, Depok, atau gerai yang mangkal di depan minimarket, yakni Kebab Turki dan gerobak Martabak, kehilangan 4 tabung elpiji 3 kg milik mereka.

Yokow, pemilik gerai UMKM Kebab Turki yang gerainya berada di depan minimarket Alfamidi di Jalan Pramuka, Grogol, Limo, Depok, mengatakan ia kehilangan satu tabung elpiji 3 kg dan rekannya tukang martabak di sebelahnya kehilangan 3 tabung elpiji 3 kg.

"Saya satu tabung dan tukang martabak 3 tabung elpiji 3 kg. Tabung kami simpan di dalam gerobak jualan kami di depan minimarket," kata Yokow kepada Warta Kota, Rabu (1/11/2017) malam.

Ia mengatakan baru tahu kehilangan tabung elpiji 3 kg saat akan membuka gerainya, Rabu pagi. Saat itu ia kaget karena gerainya dirusak pelaku dan tabung elpiji 3 kg di dalamnya raib.

"Ternyata tukang martabak di sebelah saya juga kehilangan. Dia kehilangan 3 tabung elpiji 3 kg," kata Yokow.

Karenanya diduga pelaku membobol gerainya Selasa (31/10/2017) malam atau Rabu (1/11/2017) dinihari.

Yokow menjelaskan mereka yang membuka gerai di depan Alfamidi, sudah tiga kali menjadi korban pencurian tabung elpiji selama sekitar setahun ini.

"Waktu pertama kejadian sekitar setahun lalu, tiga tabung elpiji saya hilang dari gerai. Lalu pertengahan puasa, kembali kecurian, dimana saya kehilangan 2 tabung elpiji, tukang gorengan 3 tabung elpiji dan tukang martabak 3 tabung elpiji. Semuanya tabung elpiji 3 kg," kata Yokow.

Kali ini, kata Yokow, ia masih enggan melaporkan peristiwa yang menimpanya ke polisi.

"Kalau nanti kejadian lagi, kami akan lapor ke polisi. Tapi semoga tidak terulang," katanya.

Yokok mengatakan tidak mungkin mereka membawa pulang tabung elpiji 4 kg setiap gerai tutup atau menitipkannya di Alfamidi

"Agak repot bawanya, karena saya tinggal di Tanjung Barat. Kalau dititip ke Alfamidi, gak mungkin juga. Soalnya mereka tutup jam 10 malam atau jam 11, sementara kami jualan baru tutup jam 12 malam atau lebih," katanya.

Kapolsek Limo AKP Iskandar mengaku tidak ada laporan korban pencurian dari pemilik gerai UMKM mitra Alfamidi ke pihaknya.

Meski begitu kata dia pihaknya akan mengintensifkan patroli di wilayah itu agar kejadian serupa tak terulang. "Belum ada laporan masuk. Namun jika memang ada, kami akan intensifkan patroli di sana," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help