Kasus Siswa SD Dibully karena Mirip Ahok Berujung Damai

Hal tersebut dilakukan agar psikologis anak tidak terganggu, mengingat kasus ini dilakukan oleh anak di bawah umur.

Kasus Siswa SD Dibully karena Mirip Ahok Berujung Damai
cyberbullying.org
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, PONDOK GEDE - Kasus perundungan yang dialami oleh JSZ, siswa SDN 16 Pekayon, berakhir damai lewat mediasi antara pihak keluarga korban, sekolah, maupun pelaku.

Hal tersebut dilakukan agar psikologis anak tidak terganggu, mengingat kasus ini dilakukan oleh anak di bawah umur. Pihak sekolah juga engan berkomentar mengenai masalah ini, dan menyebut kasus ini sudah selesai.

"Sebenarnya kasus ini sudah selesai, tapi karena viral, perlu dilakukan mediasi, baik sekolah, keluarga, dan pelaku yang diduga melakukan perundungan," kata Kapolsek Pasar Rebo Kompol Joko Waluyo saat dikonfirmasi, Rabu (1/11/2017).

Baca: Peristiwa Siswa SD yang Dibully karena Mirip Ahok Ternyata Terjadi di SDN 16 Pekayon

Menurutnya, kasus ini hanya kenakalan anak di bawah umur.

"Jadi ini kenakalan remaja saja, tidak ada permasalahan yang diviralkan itu. Intinya kasus ini sudah selesai karena sudah mediasi," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, JSZ diolok-olok oleh teman sekelasnya, karena bermata sipit, sehingga banyak temannya memanggil dengan sebutan 'Ahok'. Padahal, ia orang Nias.

Atas kejadian tersebut, JSZ enggan masuk sekolah karena sudah bosan mendengar teman sekelasnya menyebut dirinya Ahok. Teman sekelasnya dikabarkan juga melakukan tindak kekerasan terhadapnya. (Joko Supriyanto)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help