Diminta KPK, Kota Bandung Hibahkan Tiga Aplikasi ke 30 Kabupaten/Kota di Indonesia

Kota Bandung memiliki segudang aplikasi yang dapat memangkas birokrasi serta meminimalisasikan terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Diminta KPK, Kota Bandung Hibahkan Tiga Aplikasi ke 30 Kabupaten/Kota di Indonesia
TRIBUN JABAR/ISAL MAWARDI
Ridwan Kamil dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, di Balai Kota Bandung, Rabu (1/11/2017). 

WARTA KOTA, BANDUNG - Kota Bandung memiliki segudang aplikasi yang dapat memangkas birokrasi serta meminimalisasikan terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Hal tersebut membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Kota Bandung untuk menghibahkan aplikasi kepada 30 kota dan kabupaten se-Jawa Barat, Banten, dan NTB.

"Dari arahan KPK, dari sekian banyak aplikasi di Kota Bandung, KPK merumuskan ada tiga aplikasi yang dapat memberantas KKN milik Kota Bandung, dan diimbau kota dan kabupaten lain di Indonesia untuk meng-copy-nya," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Balai Kota, Rabu (1/11/2017).

Baca: Dua Polisi Mabuk Lepaskan Tembakan, Pelurunya Bersarang di Paha Pemandu Lagu

Tiga aplikasi yang wajib direplikasi oleh 30 kota dan kabupaten lain adalah Sabilulungan, Aplikasi Perizinan Online, dan ERK (Elektronik Remunerasi Kinerja).

Lewat aplikasi Sabilulungan, Badan Bantuan Sosial (Bansos) dapat memonitori dana rakyat, prosesnya, dan transparansinya. Selanjutnya adalah aplikasi perizinan online serta ERK yang dapat memonitori kinerja dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Bandung.

"Kinerja PNS dapat kita monitoring. Jadi ketahuan mana yang malas, mana yang rajin, mana yang berbohong, mana yang jujur, mana yang berprestasi, dan juga efisiensi untuk penyebaran anggaran dapat dikerjakan dengan baik," papar Ridwan Kamil.

Acara penghibahan aplikasi tersebut berlangsung di pendopo. Selanjutnya, Ridwan Kamil bersama beberapa wali kota serta bupati menuju Balai Kota untuk rapat lanjutan menggunakan Bandros. (Isal Mawardi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved