WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Orangtua Siswa SDN Ciracas Kecam Aksi Bullying

Walau tidak mengenal dan mengetahui sosok JSZ, bocah yang diperkusi teman-teman sekolahnya, sejumlah orangtua siswa SDN 13 Ciracas mengaku geram.

Orangtua Siswa SDN Ciracas Kecam Aksi Bullying
Warta Kota/Dwi Rizki
SDN 13 Ciracas 

WARTA KOTA, CIRACAS - Walau tidak mengenal dan mengetahui sosok JSZ, bocah yang diperkusi teman-teman sekolahnya lantaran memiliki darah Tionghoa, sejumlah orangtua siswa SDN 13 Ciracas mengaku geram atas kejadian tersebut.

Terlebih ketika para orangtua mengetahui jika kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah dan diketahui guru.

Para orangtua yang didominasi kaum ibu itu menyebut jika aksi tersebut harus dihentikan mengingat semua anak harus mendapatkan perlakuan yang sama sebagai anak didik.

Tanpa mengenal agama, suku ataupun ras, guru seharusnya melindungi setiap anak, bahkan menghukum siswa yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Nggak bener itu, apa-apaan, masak kayak gitu. Guru harusnya bisa ngelindungin, dan anak-anak yang nakal juga harusnya dihukum dan dilaporin keorangtua, jangan didiemin. soalnya kan orangtua sudah percaya sama sekolah. kalau kejadian kayak gitu kan kasian anaknya, mentalnya jadi tertekan, belom lagi anak yang ngerjain (membully), didiemin begitu tandanya setuju, ke depannya jadi anak bandel," ungkap Usmi (38) ibunda dari Aura (8) siswa kelas III SDN 13 Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (31/10/2017).

Baca: Pelajar yang Melakukan Bullying di SMKN 56 Dikeluarkan dari Sekolah

Pernyataan Usmi itu diamini oleh belasan ibu di halaman sekolah SDN 13 dan SDN 14 Ciracas.

Linda (40), orang orangtua siswa lainnya mengatakan, harus ditindaklanjuti dengan pendampingan pihak sekolah.

Karena diketahui sang anak kini mengalami trauma dan tidak ingin bersekolah.

"Kalau sudah begitu siapa yang salah? Kita jangan beda-bedain anak, mau siapa juga itu anak orang, dititipin sama orangtuanya, mau kayak Ahok juga dia itu anak kecil biasa. Seharusnya guru kalau lihat begitu (persekusi) langsung stop, pisahin," jelasnya geram kepada guru yang mengetahui aksi persekusi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help