WartaKota/
Home »

Depok

Di Sekitar Area Baku Tembak ini Sudah 12 Kali Terjadi Curanmor, Tiga di Antaranya Bersenpi

Polisi mencatat, di sekitar lokasi baku tembak antara polisi dan pencuri Cimanggis ini sudah 12 kali terjadi curanmor, tiga pelaku bersenpi.

WARTA KOTA, DEPOK -- Kepolisian Kota Depok mengungkapkan data yang menunjukkan bahwa area tempat berlangsungnya baku tembak antara polisi dan pelaku pencurian motor di Jalan Swadaya, Kelurahan Mekarasi, Cimanggis, Depok, Senin sore merupakan lokasi rawan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Karena itulah pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok menyebutkan bahwa para petugas polisi kerap melakukan patroli di lokasi tersebut dan sekitarnya.

Kapolresta Depok Komisaris Besar (Kombes) Herry Heryawan menuturkan, saat tim buser Kepolisian Cimanggis melakukan patroli, anggota tim mencurigai dua pria berboncengan sepeda motor yang diduga sebagai pelaku curanmor. Anggota tum buser itu kemudian mengikuti keduanya dari belakang mereka.

"Kenapa anggota kami yang patroli curiga dan mengikuti dua pelaku yang berboncengan sepeda motor? Karena selama tiga bulan terakhir di wilayah ini sudah ada 12 TKP curanmor. Dari 12 TKP, di tiga TKP di antaranya terjadi curanmor yang pelakunya menggunakan senpi (senjata api)," kata Herry di lokasi kejadian, Senin sore.

Melengkapi penjelasan Kapolresta Depok, Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana menyebutkan dua pelaku yang dicurigai tiba-tiba melakukan perlawanan. Salah satunya mengeluarkan senjata api dan menembak anggota tim buser.

Mendapat perlawanan dari pelaku, anggota tim buser Polsek Cimanggis Aipda Dwi Susanto kemudian membalasanya sehingga terjadilah baku tembak di lokasi tersebut pada Senin sekitar pukul 14.00 itu.

Dalam baku tembak itu, kata Putu, petugas melepaskan dua tembakan ke pelaku. Satu peluru di antaranya menembus dada pelaku hingga tewas.

Sementara satu dari dua pelaku yang membawa senjata api melepaskan empat tembakan ke arah petugas. Salah satu tembakannya mengenai lengan kiri anggota tim buser,  Aipda Dwi Susanto.

"Jadi dua pelaku yang dicurigai anggota saat berpatroli melawan. Salah satunya mengeluarkan senjata api, dan ditembakkan ke arah anggota. Jadi anggota kami melepaskan dua tembakan sementara pelaku melepas empat tembakan," kata Putu.

Putu membenarkan, lokasi tempat terjadinya baku tembak antara polisi dan pria yang dicurigai sebagai pelaku curanmor termasuk wilayah rawan pencurian motor.

Halaman
12
Penulis: Budi Prasetyo
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help