Pencurian

Curi Puluhan Sepeda Motor Ojek Online, Komplotan Dukun Palsu Ditangkap

Polrestro Jakarta Selatan meringkus komplotan pencuri sepeda motor sepasialis ojek online yang sudah beraksi lebih dari setahun.

Curi Puluhan Sepeda Motor Ojek Online, Komplotan Dukun Palsu Ditangkap
Warta Kota/Banu Adikara
Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Iwan Kurniawan, saat menghadirkan komplotan dukun palsu pada gelar perkara, Senin (30/10). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Banu Adikara

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Polrestro Jakarta Selatan meringkus komplotan pencuri sepeda motor sepasialis ojek online yang sudah beraksi lebih dari setahun.

Dengan modus menjadi dukun, komplotan ini sudah mencuri puluhan unit sepeda motor dengan modus yang sama di seluruh kawasan Jakarta sejak April 2016.

"Tujuh tersangka yang terlibat dalam kasus ini sudah kami tangkap pada 15 Oktober pekan lalu," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Iwan Kurniawan pada Senin (30/10) dalam gelar perkara.

Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Iwan Kurniawan, saat menghadirkan komplotan dukun palsu pada gelar perkara, Senin (30/10).
Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Iwan Kurniawan, saat menghadirkan komplotan dukun palsu pada gelar perkara, Senin (30/10). (Warta Kota/Banu Adikara)

Dari tujuh tersangka yang dibekuk, pelakon utama dukun palsu adalah pria bernama Aris Nasution.

Enam tersangka lainnya memiliki peran lain. Tiga tersangka lain, yakni James Reinhard, Firmansyah, dan Irfan berperan sebagai pasien sang dukun.

Sementara tiga tersangka sisanya, yakni Oki Guntur, Kurniadi, dan Panggih berperan sebagai pengantar dan penadah sepeda motor.

"Semua motor yang dicuri diserahkan pada Oki. Oki lalu membawa motor ke Terminal Pulo Gadung, lalu diangkut oleh Kurniadi yang berprofesi sebagai sopir bus AKAP tujuan Pati, Jawa Tengah. Sesampainya di Pati, motor dijual kepada Panggih," kata Iwan.

Dari pengakuan para tersangka, kata Iwan, kelompok ini selalu menggunakan jasa ojek online tanpa memesan lewat aplikasi.

Kasus terbaru, kata Iwan, adalah tanggal 14 Juli, di mana seorang sopir ojek online bernama Dedy (41) menjadi korban.

Halaman
123
Penulis: Banu Adikara
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved