CGV Hentikan Tayangan Anime di Bioskop karena Pembajakan

Penghentian tayangan anilme itu dinyatakan keras sebagai bentuk pelanggaran hukum yang telah menyalahi hak cipta.

CGV Hentikan Tayangan Anime di Bioskop karena Pembajakan
Wikiasia
Ilustrasi Anime CGV 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Penolakan yang digaungkan untuk menolak adanya aksi pembajakan rupanya hanya menjadi kiasan bagi sebagian orang, banyak tangan jahil yang masih merekam, menyebarluaskan hingga mengkomersilkan hasil bajakan untuk kepentingan pribadi, saat ini.

Hal tidak menyenangkan itu dialami oleh CGV Cinemas, jaringan bioskop yang semula dikenal dengan nama blitzmegaplex dan CGV blitz.

Dengan terpaksa, pihak CGV Cinema menghentikan pemutaran film anime berjudul NO GAME NO LIFE: ZERO yang kini tengah diputar di sejumlah bioskopnya.

Keputusan tersebut diambil lantaran pengunjung bioskop diketahui menyebarluaskan film animasi asal Jepang itu lewat media sosial beberrapa hari lalu.

"ATTENTION. Bagaimana jika kami tidak lagi merilis film anime di Indonesia? Bagaimana jika film anime yang telah kami umumkan dibatalkan penayangannya? Kami sangat kecewa atas apa yang terjadi beberapa hari lalu. Kondisi ini telah terjadi di negara lain, dan sangat disayangkan harus terjadi juga di Indonesia. Beberapa waktu lalu kami mendapati adanya fans film NO GAME NO LIFE: ZERO yang melakukan perekaman via sosial media," pernyataan CGV Cinema lewat halaman facebook resminya, Minggu (29/10/2017) malam.

Tidak hanya sebatas itu, CGV Cinema juga menyatakan akan menunda penayangan sejumlah film anime lainnya, seperti film berjudul FATE atau KALEID hingga batas waktu yang belum ditentukan. Karena itu, pihak CGV Cinema memohon pengertian penggemar anime Indonesia,

Atas kondisi yang terjadi kami dengan resmi menunda kepastian tayang (holdback) film FATE/ KALEID dan film-film anime lainnya yang pernah kami umumkan.

Kami memohon kerjasama para anime fans di Indonesia agar tetap kondusif dan bisa tetap mensupport kami.

Saling ingatkan sesama fans akan menjadi terbaik yang bisa kita tempuh.

Segala bentuk pengambilan gambar atau suara merupakan pelanggaran hukum.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved