Pemilu 2019

Panwaslu Tangsel Temukan Banyak KTP Terdaftar di Lebih dari Dua Parpol

Panwaslu Kota Tangerang Selatan menemukan keanggotaan ganda dari pendaftar partai politik di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Panwaslu Tangsel Temukan Banyak KTP Terdaftar di Lebih dari Dua Parpol
ISTIMEWA
Pemilu 2019 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alija Berlian Fani

WARTA KOTA, SERPONG - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan keanggotaan ganda dari pendaftar partai politik di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“Temuan tersebut yakni soal adanya KTP anggota partai yang terdaftar di lebih dari dua parpol. Bahkan, Panwaslu Tangsel dalam verifikasi administrasi tidak hanya menemukan satu KTP ganda keanggotaan partai,” ungkap Ketua Panwaslu Tangsel Aas Satibi saat dihubungi, Minggu (29/10/2017)

Ia melanjutkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara ketat dalam proses penyortiran terhadap KTP yang terdaftar lebih dari dua parpol di wilayah Tangsel.

Baca: Khatib Salat Id di Masjid Istiqlal: Tidak Boleh Atas Nama Agama, Negara Diabaikan

Mengenai jumlah pasti berapa banyak KTP yang beranggotakan dua parpol, Aas belum bisa menjawabnya, karena saat ini masih terus diinventarisir seluruh jumlahnya.

Jika seluruhnya selesai diinventarisir, maka baru bisa dikatakan data atau berkas tersebut masuk dalam katagori memenuhi syarat atau belum memenuhi syarat.

“Saat ini belum bisa kita katakan berapa jumlahnya, karena masih terus diinventarisir. Nanti baru bisa kita masukkan setelah memenuhi syarat atau belum memenuhi syarat,” tuturnya.

Baca: Antonius Tonny Budiono Selalu Sebut Menteri Perhubungan Orang Baik, KPK Tak Percaya

Untuk melakukan verifikasi keanggotaan ganda tersebut, Aas mengemukakan, si pemilik KTP tersebut nantinya akan didatangi langsung bersama KPU, soal partai mana yang akan didukungnya nanti.

“Misalnya ada KTP yang terdaftar di lebih dari dua parpol. Nah, si pemilik KTP ini akan kita datangi. Kita konfirmasi, sebenarnya dia terdaftar di parpol mana? Dari situ nanti parpol yang tidak diakui oleh si pemilik KTP itu akan kita kurangi jumlahnya karena ganda,” jelas Aas. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help