Rilis Dokumen Pembunuhan Kennedy Ditunda, Ini Alasan Trump

Langkah itu diambilnya setelah mendapat permintaan dari FBI dan CIA, serta instansi pemerintah lainnya.

Rilis Dokumen Pembunuhan Kennedy Ditunda, Ini Alasan Trump
Istimewa
JOHN F Kennedy 

WARTA KOTA, WASHINGTON --- Pemerintah Amerika Serikat (AS) menunda perilisan sebagian dokumen rahasia penyelidikan atas pembunuhan mantan Presiden AS, John F Kennedy, yang sedianya dilakukan pada Kamis (26/10/2017) malam waktu setempat atau Jumat ini WIB.

Presiden AS Donald Trump menuliskan sebuah memo bahwa dia 'tidak memiliki pilihan', selain menahan sejumlah informasi itu karena alasan keamanan nasional.

"Saya tidak memiliki pilihan hari ini, selain menerima penyuntingan (dokumen Kennedy), daripada membiarkan kerugian pada keamanan negara yang mungkin tidak dapat dipulihkan kembali," katanya, seperti diberitakan Washington Post.

Langkah itu diambilnya setelah mendapat permintaan dari Biro Investigasi Federal (FBI) dan agen rahasia AS, Central Intelligence Agency (CIA), serta instansi pemerintah lainnya.

Baca: Hari Ini, Teka-teki Pembunuhan Presiden Kennedy Akan Terkuak

Dikutip dari Daily Mail, Trump mengizinkan perilisan 2.800 dokumen dan diunggah di situs Arsip Nasional AS.

Dokumen itu mengungkapkan bahwa Lee Harvey Oswald bertemu dengan seorang agen KGB.

KGB merupakan Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) atau Komite Keamanan Negara, sebuah organisasi intelijen utama di Uni Soviet pada era 1954-1991.

Lee Harvey Oswald merupakan pelaku penembakan Kennedy pada 1963 saat presiden berada di sebuah iring-iringan mobil di Dallas, Texas, AS.

Oswald pernah menemui agen KGB di Kedutaan Besar Soviet di Mexico City, dua bulan sebelum penembakan.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved