Gizi Buruk

Biaya Perawatan Bayi Gizi Buruk di Tangerang Dicover 100 Persen oleh Jamkesda

Nasib malang menimpa Yusuf Kurniawan. Bayi berusia 3 bulan ini menderita gizi buruk dan perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Biaya Perawatan Bayi Gizi Buruk di Tangerang Dicover 100 Persen oleh Jamkesda
Warta Kota/Andika Panduwinata
Yusuf Kurniawan, bayi berusia 3 bulan yang menderita gizi buruk. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Nasib malang menimpa Yusuf Kurniawan. Bayi berusia 3 bulan ini menderita gizi buruk dan perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Buah hati pasangan Buyung Efendi dan Rumyati tersebut merasakan kesakitan yang luar biasa, lantaran tumbuh kembang fisiknya yang lambat, bahkan cenderung menurun.

Warga Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang tersebut memerlukan uluran kasih. Pihak keluarga menyebut saat ini Yusuf tengah menjalani perawatan di RS Siloam Karawaci, Tangerang melalui program Jamkesda.

Baca: Baru Seminggu Ditinggal ke London, Marsha Aruan Kangen Anak Ahmad Dhani

Kendati demikian, Rum mengaku anaknya belum ditangani. Ia bahkan diminta sejumlah uang oleh pihak rumah sakit. Warta Kota pun mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desriana. Ia menjelaskan terkait persoalan itu.

"Bayinya langsung dibawa ke RS Siloam," ujar Desriana kepada Wartakotalive.com lewat sambungan telepon, Kamis (26/10/2017).

Ia menyatakan, bayi penderita gizi buruk ini memang pasien yang menggunakan Jamkesda.

Baca: M Taufik: Eksekutif Saling Lempar Terus

"Jadi perawatannya kami cover 100 persen," ucapnya.

Menurut Desriana, jajaranya sudah berkoordinasi dengan pihak RS Siloam.

"RS Siloam tidak meminta biaya ke pasien, kalau ada buktinya bisa beritahu kami, dalam bentuk kuitansi atau apa pun itu," tutur Desriana.

Baca: Ini Rahasia Panjang Umur Bos Playboy

Desriana menambahkan, dirinya akan segera berkunjung ke kediaman orangtua bayi itu, dan menanyakan ke Puskesmas terdekat mengenai penanganan awalnya.

"Kalau soal diagnosis buruknya, tentunya masih kami dalami. Menunggu dari hasil pemeriksaan rumah sakit," paparnya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help