10.000 Mahasiswa dan Pelajar Suarakan Sumpah Pemuda Serentak

Memeringati Hari Sumpah Pemuda, Nyanyian Indonesia memersembahkan pagelaran Seni dan Budaya Tarian Indonesia.

10.000 Mahasiswa dan Pelajar Suarakan Sumpah Pemuda Serentak
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Nyanyian Indonesia menggelar seni dan budaya menyambut Hari Sumpah Pemuda yang akan diselenggarakan pada hari Selasa (24/10/2017) ini. 

Laporan Wartawan warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTA KOTA, JAKARTA - Memeringati Hari Sumpah Pemuda, Nyanyian Indonesia memersembahkan pagelaran Seni dan Budaya Tarian Indonesia.

Sebanyak 10.000 penonton sedianya akan memadati Sentul International Convention Center (SICC), Sentul City, Bogor.

Tak ada biaya alias gratis bagi siapa saja yang ingin menunjukkan rasa ke Bhinnekaan dalam acara yang didukung oleh Unit Kerja Presiden melalui Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP)

"Acara ini sebagai pengingat kembali potensi-potensi yang ada di negara kita khususnya seni dan budaya yang begitu kaya," ujar Djohan Makmur selaku Ketua Panitia Nyanyian Indonesia kepada wartawan di Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).

Baca: Kepala BNPB Sebut Puting Beliung Kepulauan Seribu Bukan Akibat Reklamasi

Dalam pagelaran yang direncakan akan dihadiri Presiden Joko Widodo ini berlangsung pada Selasa (25/10), pukul 12.30-17.50.

Meski undangan difokuskan untuk Mahasiswa dan Pelajar se-Jabodetabek, namun Anda yang ingin turut andil sebagai saksi semangat nasionalisme, dipersilakan datang.

"Silakan datang, tetapi tentu karena keterbatasan tempat, harus menghubungi panitia dahulu," papar Djohan.

Salah seorang pendukung acara dalam lantunan lagu-lagu daerah nanti terdapat jebolan ajang pencarian bakat, Indonesian Idol yakni Joy Tobing.

Sedangkan para penari yang menunjukkan aksinya, berasal dari para pelajar yang sebelumnya telah melalui proses pelatihan oleh Batara Sihombing yang telah 30 tahun berkeliling Indonesia sebagai pengajar seni dan budaya khususnya lagu dan tari tradisional.

Yudi Latif selaku Kepala UKP-PIP mengatakan, pihaknya mendukung penuh pagelaran tersebut sebagai pemantik semangat nasionalisme para pemuda dan pemudi, serta mengingatkan kembali bagaimana para pemuda se Indonesia Raya menyuarakan janjinya dalam ke Bhinnekaan.

Baca: BREAKING NEWS: Benny Panbers Panjaitan Meninggal Dunia

"Perbedaan sekarang ini justru jadi pangkal persoalan, padahal Indonesia terdiri dari 1.340 Suku dan memiliki 500 lebih bahasa," kata Yudi dalam kesempatan yang sama.

Di akhir peetunjukkan, seluruh penonton termasuk para pengisi acara diagendakan bersama-sama menyuarakan sumpahnya untuk hidup rukun dan terus semangat dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help