Pelayanan Pengurusan KTP-e di TMII Berakhir, Dukcapil DKI Segera Lakukan Aksi Jemput Bola

Pelayanan pencatatan dukcapil di TMII usai. Dinas Dukcapil DKI menyatakan akan menggelar program jemput bola dalam pembuatan KTP-e.

Pelayanan Pengurusan KTP-e di TMII Berakhir, Dukcapil DKI Segera Lakukan Aksi Jemput Bola
WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO
Dinas Dukcapil DKI menggelar pos pelayanan perekaman dan pencetakan KTP-e di arena Nusantara Expo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Kamis (19/10/2017) 

WARTA KOTA, CIPAYUNG -- Setelah pelayanan pencatatan kependudukan dan catatan sipil (dukcapil) di TMII usai, Dinas Dukcapil DKI Jakarta Minggu (22/10/2017) menyatakan akan menggelar program jemput bola dalam pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektonik (KTP-e).

Dukcapil berencana mendatangi langsung tempat-tempat permintaan warga untuk memperoleh layanan pencatatan dan pendaftaran dukcapil. Disebutkna pula, warga bisa mendatangi secara langsung kantor Dukcapil Pasar Minggu yang bekerjasama dengan Pemprov DKI.

"Seperti di DKI Jakarta kita melakukan percetakan secara mobil, terutama bagi mereka yang belum melakukan perekaman. Kurang lebih ada 39.00 penduduk yang belum melakukan perekaman, baik itu yang super sibuk maupun yang sakit," ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi di TMII, Minggu.

Untuk warga yang sedang dalam keadaan sakit agar menyampaikan alamat rumahnya, Dinas Dukcapil akan mendatangi rumah warga. Dukcapil DKI juga akan mendatangi lembaga yang sudah mengumpulkan staf atau karyawan yang ingin mendapatkan layanan serupa.

Edison Sianturi, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta
Edison Sianturi, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta (Warta Kota/Joko Supriyanto/m13)

Edison juga menyampaikan, warga juga bisa langsung datang ke kelurahan-kelurahan jika berkasnya sudah siap cetak namun belum dapat mengambil KTP-e yang sudah tercetak atau sudah melakukan perekaman namun belum dapat dicetak. Sebab blanko sudah siap di kelurahan-kelurahan.

"Tidak ada kendala lagi soal blanko karena kami sudah melakukan penempatan alat perekaman dan percetakan di seluruh Kelurahan di DKI Jakarta. Jadi kami siap melaksanakan itu semua tanpa ada pungutan alias gratis," katanya.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah mengemukakan bahwa secara nasional, hingga saat ini perekaman untuk KTP-el sudah mencapai 96,19 persen atau sekitar 176 juta.

"Untuk KTP-el yang dapat dicetak harus ditinggalkan lebih dulu di pusat data untuk pengecekan data secara detil," ujarnya.

Sementara warga yang belum melakukan proses perekaman sebanyak 3,81 persen atau kurang lebih sekitar 7 hingga 8 juta orang. Sedangkan empat juta warga lainnya sedang berada atau tinggal di luar negeri.

"Nah ini yang 3,8 persen (harus) segera melakukan perekaman. Kalau pun sibuk biar kami yang akan datang untuk melakukan perekaman," kata Zudan.

Zudan juga mengemukakan, hingga saat ini masih terdapat dua juta antrean pemohon yang sudah melakukan perekaman namun belum mendapatkan fisik KTP-e. (m13)

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved