Sampah di Bandara Soekarno-Hatta akan Diangkut ke TPA Rawa Kucing

Penanganan sampah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mengalami overload.

Sampah di Bandara Soekarno-Hatta akan Diangkut ke TPA Rawa Kucing
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
TPA Rawa Kucing, Tangerang 

WARTA KOTA, TANGERANG - Penanganan sampah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mengalami overload.

Kelebihan beban sampah tersebut membuat pengelola Bandara Soetta, PT Angkasa Pura II, berencana bekerja sama dengan Pemerintahan Kota Tangerang, guna menanggulangi masalah itu.

Menurut Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta Dewandono Prasetyo, jajarannya sudah menjalin komunikasi dengan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, guna membahas pengelolaan sampah di bandara.

Baca: Lagi Asyik Ngopi Sopir Taksi Online Ini Tiba-tiba Berlari, Ternyata Ini yang Terjadi

"Sampah di bandara sudah overload. Makanya kami harapkan kerja sama dengan Pemkot Tangerang," ujar Pras kepada Warta Kota, Selasa (17/10/2017).

Pras mengungkapkan, dirinya bersama Senior Manager Bandara Soetta Suriawan Wakan, mendatangi Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada hari ini. Pihaknya berniat bertemu Wali Kota terkait mekanisme penanganan sampah di bandara.

"Kami bicarakan bersama Pak Wali Kota mengenai sistem pengelolaannya. Ini masih dalam proses pembahasan," ucapnya.

Baca: Tebang Pohon, Minimarket di Meruya Terancam Didenda Rp 50 Juta

Rencananya, sampah-sampah di Bandara Soetta yang sudah melebihi kapasitas akan diangkut di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang. Di TPA Rawa Kucing ini sampah - sampah tersebut akan ditata.

'Kami masih sanggup menampung dan mengelola sampah bandara. Lahannya masih tersedia," kata Masan, Kepala Tata Usaha TPA Rawa Kucing.

Masan menyebut setiap harinya TPA Rawa Kucing bisa menampung 1.400 ton sampah. Seluruh sampah itu diangkut di 13 kecamatan di Kota Tangerang.

"Nantinya sampah bandara mendapatkan pengelolaan yang khusus di TPA Rawa Kucing. Sebab, sampah-sampahnya berbeda dengan yang biasa kami tampung, sampah rumah tangga," paparnya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help