WartaKota/
Home »

Bogor

Massa KAMMI Desak Bima Arya Robohkan Bangunan Transmart

Para demontran menginginkan proyek pembangunan Transmart dihetikan atau bangunan tersebut dirubuhkan.

WARTA KOTA, BOGOR - Puluhan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi demo di depan Balaikota Bogor, Selasa (17/10/2017).

Baca: Belum Kantongi IMB, Wali Kota Bogor Bima Arya Instruksikan Proyek Transmart Disegel

Dalam aksinya para mahasiswa menuntut agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar menghentikan proyek pembangunan Transmart di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Tanahsareal, Kota Bogor.

Baca: Pakar Hukum Tata Negara Harus Bersikap soal Pribumi, Karena itu Sudah Dilarang Di Inpres

Menurut para pendemo, proyek pusat perbelanjaan itu tidak dilengkapi izin mendirikan bangunan (IMB).

Sambil membentangkan spanduk putih bertuliskan "Bongkar Transmart Harga Mati" para pengunjuk rasa juga melakukan aksi tabur bunga.

Bunga tersebut ditaburkan di atas kertas bertuliskan 'Izin Mendirikan Bangunan IMB'.

Arif koordintor aksi mengatakan, aksi treatrikal tersebut menunjukan bahwa perizinan di Kota Bogor sudah mati.

Para demontran menginginkan proyek pembangunan Transmart dihetikan atau bangunan tersebut dirubuhkan.

"Logikanya masa bangunan sudah berdiri tidak punya izin, bangunan sudah berdiri, izin baru dipermasalahkan, harusnya bangunan itu tidak berdiri," katanya.

Aksi yang mamakan setengah badan Jalan Djuanda, Kota Bogor mendapat pengawalan dari puluhan aparat kepolisian dari Polresta Bogor Kota dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor. (Lingga Arvian Nugroho)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help