Pemilu 2019

Daftarkan Partai Pemersatu Bangsa ke KPU, Eggi Sudjana Targetkan Lima Besar di Pemilu 2019

Setelah 16 tahun berdiri, Partai Pemersatu Bangsa (PPB) pimpinan Eggi Sudjana mendaftar sebagai peserta pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Daftarkan Partai Pemersatu Bangsa ke KPU, Eggi Sudjana Targetkan Lima Besar di Pemilu 2019
TRIBUNNEWS/RINA AYU
Eggi Sudjana dan pengurus Partai Pemersatu Bangsa (PPB) memberikan keterangan pers di depan awak media, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017). 

WARTA KOTA, MENTENG - Setelah 16 tahun berdiri, Partai Pemersatu Bangsa (PPB) pimpinan Eggi Sudjana mendaftar sebagai peserta pemilihan umum (Pemilu) 2019.

"Partai Pemersatu Bangsa sudah berdiri sejak tahun 2001, tapi belum pernah ikut pemilu. Ini adalah pertama kalinya Partai Pemersatu Bangsa ikut pemilu," ujar Eggi Sudjana.

Ia menyatakan, alasan PPB mendaftar untuk ikut Pemilu 2019, adalah karena menginginkan perubahan pada bangsa.

Baca: Jonru Ginting Kecewa Dijadikan Tersangka

"Filsosofi PPB ikut serta pada Pemilu 2019 yang paling mendasar adalah perubahan nasib bangsa dan negara. Karena bahan pokok harganya berasal dari keputusan politik, yakni partai politik. Kami mendaftar ingin menentukan kebijakan Bangsa Indonesia. Karena seharusnya kita tidak miskin, dilihat dari sumber daya di Indonesia," tutur Eggi.

Untuk dapat mengubah bangsa, lanjutnya, harus melewati jalur partai politik.

"Enggak bisa teriak di jalanan, tetapi secara konstitusional dengan partai politik," katanya.

Baca: Jonru Ginting: Saya Tidak Menyesal

Eggi menargetkan Partai Pemersatu Bangsa (PPB) bisa masuk lima besar dalam Pemilihan Umum 2019.

"Targetnya masuk lima besar, paling tidak perolehan ada 3-5 anggota PPB masuk ke dalam parlemen, DPR RI," tuturnya.

Eggi mengatakan, partai yang dipimpinnya adalah partai baru dan belum melakukan hal-hal tidak baik.

Baca: Sudah Terjadi Rekahan, Gunung Agung Siap Meletus

"Kita baru muncul, belum punya hal lain yang jelek sebagai partai, kalau dibandingkan dengan yang sudah ada, bagaimana yang korupsi. Insya Allah partai saya tidak ada yang korupsi. Kalau ada yang korupsi langsung saya pecat," tegasnya.

"Mari bertarung secara gentle dengan ikuti aturan main yang ada, jangan pakai money politic," cetus Eggi. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved