Walkot Bekasi Nyatakan Tak Terima Undangan Hadiri Pelantikan Gubernur DKI

Walkot Bekasi Rahmat Effendi mengaku tak mendapat undangan menghadiri acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.

Walkot Bekasi Nyatakan Tak Terima Undangan Hadiri Pelantikan Gubernur DKI
Warta Kota
Walikota Bekasi Rahmat Effendi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku tidak mendapat undangan untuk menghadiri acara pelatikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, Senin (16/10).

Namun Rahmat berharap agar gubernur DKI yang baru tetap memperhatikan Kota Bekasi sebagai wilayah mitra Ibu Kota.

“Hari ini dilantik yah? Kebetulan saya tidak terima undangan,” kata Rahmat di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/10).

Rahmat juga menyatakan tidak ingat apakah saat pelantikan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI pada 2012 lalu, Kota Bekasi diundang atau tidak. Namun sebagai mitra antardaerah, bila ada acara formal seperti pelantikan, biasanya Kota Bekasi diundang.

“Saya ingat-ingat-lupa saat itu, tapi kalau antardaerah biasanya diundang,” ujar Rahmat.

Selain berdekatan dari sisi geografis, Kota Bekasi dan DKI Jakarta memiliki hubungan yang erat. Setiap hari DKI membuang sampah yang lahannya terletak di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. DKI memberikan sejumlah dana sebagai bentuk kompensasi terhadap warga Bantargebang yang terpapar sampah, termasuk baunya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved