Polisi Gadungan Tipu Guru Ngaji Hingga Ratusan Juta Rupiah

Guru ngaji asal Kampung Onom RT 02/ RW 02 Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, jadi korban penipuan polisi gadungan.

Polisi Gadungan Tipu Guru Ngaji Hingga Ratusan Juta Rupiah
Warta Kota
Ilustrasi uang rupiah 

WARTA KOTA, TANGERANG - Rasmadi (50), guru ngaji asal Kampung Onom RT 02/ RW 02 Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, menjadi korban penipuan oleh polisi gadungan.

Pelaku diketahui berinisial ED itu mengaku menjadi polisi berpangkat Kompol.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban tersangkut masalah penjualan tanah.

Rasmadi pada tahun 1995 menjual tanah seluas 7.183 meter persegi kepada penjual yakni Kusumahastuti melalui pelantaranya yang berdinas di Pemprov Banten berinisial AB.

Tanah itu lokasinya berada di Desa Sindang Sono yang sudah dikuasai pengembang.

"Karena waktu itu saya dikenalkan besan saya dengan pelaku. Enggak pikir panjang lagi kemudian saya bersama polisi gadungan ini mendatangi calo tanah pada bulan Agustus 2015 di rumahnya, Balaraja," ujar Rasmadi, Senin (16/10/2017).

Usai didatangi Kompol gadungan tersebut calo tanah itu mengaku sanggup mengganti uang senilai Rp. 40 juta.

Sesuai harga tanah pada tahun 1995 permeter Rp. 5000 dengan luas sekitar 2000 m2. Namun tawaran calo hanya baru sanggup membayar Rp 40 juta tersebut dia tolak.

"Saya waktu tahun 1995 itu harusnya menerima uang Rp. 35 juta. Hanya menerima uang dari calo AB sebesar Rp 24 juta itu pun pembayarannya dicicil sebanyak 39 kali. Dan calo tanah sepakat akan mengganti nilai tanah seluas 2000 m2," ucapnya.

Rasmadi menambahkan karena harga tanah sekarang di Sindang Sono per meter mencapai Rp 130.000 maka dirinya minta agar AB membayar tanah seluas 2000 meter persegi ini dengan harga sekarang dengan total Rp 260 juta.

"Kemarin saya mendatangi polisi gadungan itu karena menurut informasi dari keluarga AB calo tanah, uang senilai Rp 40 juta sudah diserahkan kepada polisi gadungan pada bulan Oktober 2015 lalu, tanpa sepengetahuan saya," kata Rasmadi.

Karena ada indikasi merasa tertipu sambung dirinya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Balaraja.

Dan tak lama kemudian anggota berhasil membekuk tersangka di perumahan Puri Jaya pada Minggu (15/10/2017).

"Nanti kami ekspos kasusnya," papar Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved