Home »

News

» Jakarta

10 Tahun Alami Sedimentasi, Kali Betik di Koja Dikeruk

Pengerukan dilakukan karena Kali Betik sudah mengalami sedimentasi atau pendangkalan selama 10 tahun.

10 Tahun Alami Sedimentasi, Kali Betik di Koja Dikeruk
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Alat berat mengeruk lumpur Kali Betik di Koja, Senin (16/10). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

WARTA KOTA, KOJA -- Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara melakukan pengerukan Kali Betik, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Pengerukan dilakukan karena Kali Betik sudah mengalami sedimentasi atau pendangkalan selama 10 tahun.

"Pengerukan dilakukan karena saat ini Kali Betik mengalami sedimentasi atau pendangkalan. Kondisi tersebut sudah terjadi selama 10 tahun sehingga tindakan pengerukan sudah sangat diperlukan," ucap Kepala Sudin SDA Jakarta Utara, Santo, Senin (16/10).

Alat berat mengeruk lumpur Kali Betik di Koja, Senin (16/10).
Alat berat mengeruk lumpur Kali Betik di Koja, Senin (16/10). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Santo menambahkan pengerukan Kali Betik dilakukan juga sebagai bentuk antisipasi datangnya musim hujan.

Nantinya dengan pengerukan yang dilakukan, kedalaman Kali Betik bisa mencapai tiga meter dan mampu menampung debit air.

"Kedalaman Kali Betik sekarang ini kan hanya satu meter, untuk itu kami melakukan pengerukan hingga kedalaman tiga meter. Panjang kali yang dikeruk sepanjang 2 kilometer dengan lebar antara 8-10 meter," katanya.

Pengerukan Kali Betik dilakukan dengan mengerahkan sejumlah alat berat seperti eskavator amphibi sebanyak dua unit dan eskavator long arm satu unit.

Khusus mengenai anggaran, pengerukan dilakukan dengan menggunakan dana swakelola.

"Untuk mendukung program pengerukan ini, disiapkan juga dump truck kapasitas lima meter kubik dan truk tronton kapasitas 23 meter kubik. Kita targetkan pengerukan rampung akhir bulan Oktober ini," kata Santo.

Alat berat mengeruk lumpur Kali Betik di Koja, Senin (16/10).
Alat berat mengeruk lumpur Kali Betik di Koja, Senin (16/10). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Menurutnya, jika pengerukan Kali Betik rampung, maka diharapkan dapat mengatasi genangan yang ada di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara dan Koja.

Pasalnya pendangkalan Kali Betik mengakibatkan aliran air menjadi terhambat sehingga fungsinya tidak maksimal. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help