WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Razia Tempat Hiburan Malam Tiap Weekend Bikin Bangkrut

Aspija memastikan, sekalipun ada narkoba yang beredar di tempat hiburan malam, barang itu bukan berasal dari dalam tempat hiburan tersebut.

Razia Tempat Hiburan Malam Tiap Weekend Bikin Bangkrut
Istimewa
ILUSTRASI Salah satu lokasi hiburan malam. 

WARTA KOTA, GAMBIR --- Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Aspija) mengeluhkan Perda DKI Jakarta No 6/2015 tentang Aturan Hiburan Malam.

Banyak tempat hiburan malam yang bangkrut atau tutup akibat sanksi sesuai Perda No 6 karena narkoba.

Sekretaris Aspija, Hanna, mengatakan, keluhan terhadap Perda No 6/2015 karena tidak dijelaskan secara detail definisi kata tentang yang terlibat narkoba.

Padahal dalam aturan itu, Aspija memastikan sekalipun ada narkoba yang beredar di tempat hiburan malam, barang itu bukan berasal dari dalam tempat hiburan, melainkan pengunjung dari luar tempat hiburan.

Hanna juga mengeluhkan razia yang dilakukan aparat penegak hukum yang kerap dilakukan saat weekend.

"Akibatnya jumlah pengunjung saat weekend sangat sedikit karena ketakutan terjaring razia," kata Hanna, Jumat (13/10/2017).

Kondisi ini membuat warning travel kerap terjadi hanya karena narkoba. Para pengunjung hiburan, terutama asing kemudian memilih tempat lain bahkan negara lain untuk menghabiskan uangnya.

Kabid Industri Pariwisata DKI Jakarta, Toni Bako menegaskan dari sejumlah wisata yang ada di DKI, pendapatan pajak daerah mencapai Rp 4,7 triliun per tahun.

Bila dalam kondisi kondusif dan tidak terpengaruh masalah, Toni menyakini pendapatan pajak DKI bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari tempat hiburan malam

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help