WartaKota/

Pekan Depan, Pameran Halal untuk Gaet Wisatawan Muslim Digelar di Balai Kartini

Pada 2020 Pemerintah Indonesia menargetkan 5 juta orang wisatawan muslim dunia datang ke Indonesia, dari total 168 juta wisatawan muslim sedunia.

Pekan Depan, Pameran Halal untuk Gaet Wisatawan Muslim Digelar di Balai Kartini
mlife.id
PEMBUKAAN Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference, Artprenuer Ciputra World Jakarta, 6 Oktober 2016. 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Negara-negara muslim terutama yang tinggal di wilayah Timur Tengah dikenal sebagai negara makmur. Warganya pun kini juga suka berwisata di penjuru dunia. Dan informasi halal menjadi indikator kaum muslim ketika ingin mengonsumsi makanan dan minuman, bahkan ketika ingin berwisata.

Indonesia dengan penduduk yang mayoritas muslim punya potensi besar menjadi daya tarik wisatawan muslim. Pemerintah Indonesia menargetkan pada 2020 kehadiran wisatawan muslim dunia untuk datang ke Indonesia sebanyak 5 juta orang dari total 168 juta wisatawan muslim sedunia. Diharapkan saat itu indeks daya saing kepariwisataan Indonesia di mata dunia bisa mencapai peringkat ke-1.

Hal ini tidaklah mudah, mengingat tren persaingan bisnis halal kian ketat di sejumlah negara. Tak terkecuali di negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan Muslim, seperti Jepang, Korea,Thailand dan Chile. Negara-negara tersebut berusaha mempromosikan pariwisata halal.

"Hal yang sama sudah selayaknya dilakukan oleh Indonesia, yakni dengan melihat halal bukan hanya sekadar aturan dalam hukum Islam, namun juga sebagai gaya hidup atau lifestyle yang komprehensif. Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, selama ini belum menangkap tren tersebut. Padahal kesempatan untuk ikut menjadi pemain dalam industri halal lewat Gaya Hidup Halal /Halal Lifestyle masih sangat besar," ujar Ketua Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar, kepada wartawan belum lama ini.

Melihat fakta tersebut, didukung Majelis Ulama Indonesia, Masyarakat Ekonomi Syariah, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia Halal Lifestyle Center yang telah berdiri sejak tahun 2015 akan menggelar The 2nd Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference (INHALEC) pada 19-21 Oktober 2017 di Balai Kartini, Jakarta.

"INHALEC diselenggarakan sebagai tanggapan atas persaingan global di sektor industri halal. Ajang ini akan membuktikan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim tak sekadar bisa menjadi konsumen industri halal, tapi juga produsen," ujar Sapta.

Dipaparkan juga, beberapa negara di dunia masing-masing telah punya aktivitas terkait dengan industri halal yang secara rutin diselenggarakan tiap tahun. Bahkan negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan
Muslim. Dengan acara ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang tercatat “eksis” jadi penyelenggara Halal Expo dan Conference dan masuk agenda global untuk bulan Oktober.

Diharapkan, INHALEC dapat mengisi kesenjangan di bidang pengembangan bisnis halal dengan menampilkan expo showcase produk halal konferensi untuk membahas tren global dan kesempatan bisnis di industri halal hingga menampilkan seni dan budaya bernuansa religi yang dikemas dalam nuansa kolaborasi musik etnik dan modern. 

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help