Warga Bojonggede Minta Pemkab Bogor Jalan Dilebarkan Dulu Sebelum Dibangun Pusat Perdagangan

Jika satu trayek minimal ada 50 unit kendaraan, maka setiap hari itu ada sekitar 350 angkot yang melintas di ruas jalan tersebut.

Warga Bojonggede Minta Pemkab Bogor Jalan Dilebarkan Dulu Sebelum Dibangun Pusat Perdagangan
Tribun Bogor
Angkot yang melintas di Jalan Raya Bojonggede sedang menunggu penumpang, Jumat (13/10/2017). 

WARTA KOTA, BOGOR - Rencana pembangunan pusat perbelanjaan Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor masih menuai pro kontra.

Pusat perbelanjaan tersebut rencananya akan dibangun disekitra Terminal Bojonggede yang akan di integrasikan dengan Stasiun Bojonggede dengan konsep Transit oriented development (TOD).

Baca: Pemkab Bogor Berencana Bangun Pusat Perdagangan di Stasiun Bojonggede

Kepala Desa (Kades) Bojonggede, Dede Malvina mengatakan, pembangunan mal di wilayahnya itu akan berdampak besar bagi kemacetan di Jalan Raya Bojonggede.

"Infrastruktur jalannya dulu dilebarin, sekarang ini lebar Jalan Raya Bojonggede itu hanya sekitar 6 meter. Dampaknya kemacetan malah semakin parah," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (13/10/2017).

Sebab, kata dia, angkot yang lalu lalang keluar masuk terminal Bojonggede itu saja ada sekitar tujuh trayek.

Jika satu trayek minimal ada 50 unit kendaraan, maka setiap hari itu ada sekitar 350 angkot yang melintas di ruas jalan tersebut.

Sehingga, kata Dede pemerintah harus memikirkan dampak sosial yang timbul akibat pembangunan mal tersebut.

"Itu baru angkot, belum lagi kendaraan pribadi masyarakat yang mobilisasinya cukup tinggi melintas dijalur ini," terangnya.

Dede berpendapat, untuk saat ini wilayah Desa Bojonggede belum butuh mal atau pusat perbelanjaan seperti yang direncanakan oleh pemerintah.

"Desa Bojonggede belum perlu mal, sudah cukup mall yang ada di Cibinong. Kalaupun mau konsep itu diterapkan, lebarin dulu jalannya," ketanya.

Baca: Peneliti IPB Manfaatkan Serat Alam untuk Bahan Helm

Kendati demikian, pihaknya sangat mendukung jika stasiun dan terminal Bojonggede terintegrasi lantaran bakal mengurangi kemacetan di sekitaran stasiun.

"Kami sangat mendukung program pemerintah jika semua dipersiapkan untuk meminimalisir kemacetan," tukasnya. (Damanhuri)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help