WartaKota/

Rocky Gerung Soroti Terbelahnya Masyarakat di Diskusi Tiga Tahun Jokowi

Seolah-olah dinaikkan jadi puas, padahal cukup puas, ini psikologis ada yang disembunyikan dalam statistik.

Rocky Gerung Soroti Terbelahnya Masyarakat di Diskusi Tiga Tahun Jokowi
YouTube
Rocky Gerung 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Tingkat kepuasan ternyata tidak ada yang bilang puas karena manipulasi semiotika, cukup puas, bukan puas.

Diskusi hangat di Kompas TV itu menghadirkan sejumlah tokoh di antaranya Rocky Gerung, Fadroel Rachman, Refly Harun, Ruhut Sitompul, dan Johan Budi.

"Seolah-olah dinaikkan jadi puas, padahal cukup puas, ini psikologis ada yang disembunyikan dalam statistik," kata Rocky Gerung dalam debat di Kompas TV.

Baca: Jangan Pernah Keluarkan Tubuh dari Mobil Kalau Tidak Mau Alami Nasib Tragis seperti Ibu Ini

Pemerintah, kata Rocky Gerung, malah menghadirkan masyarakat yang terbelah.

Masalah masyarakat yang terbelah ini dianggap terjadi karena peran sejumlah kalangan yang dipekerjakan sebagai buzzers, yang beraksi di media sosial.

Salah satu masalah yang mengemuka adalah terkait hasil survei yang dilakukan sebuah lembaga survei.

Seharusnya, kata dia, terbelahnya masyarakat karena pemilihan umum (pemilu) sudah selesai.

Rocky menyatakan, sorotan sekarang adalah soal sepeda, soal bertemu rakyat, soal bagi-bagi sepeda.

"Yang salah itu pengkultusan kesederhanaan, di mana-mana sederhana itu bagus, tapi pengkultusan kesederhanaan itu yang tidak bagus," katanya.

Halaman
123
Penulis: Gede Moenanto Soekowati
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help