WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pemimpin Baru Jakarta

Posting Berlari untuk Berbagi, Netizen Malah Serang Sandi

Tidak dipungkiri jika hobi berlari sudah menjadi bagian hidup Sandiaga Salahudin Uno saat ini. Dia pun suka membagi info lomba lari

Posting Berlari untuk Berbagi, Netizen Malah Serang Sandi
instagram/@sandiuno
Sandi lari pagi, sekalian melihat sejauh mana progres pembangunan GOR Velodrome untuk Asian Games mendatang 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Tidak dipungkiri jika hobi berlari sudah menjadi bagian hidup Sandiaga Salahudin Uno saat ini.

Bukan hanya menyehatkan, berlari menurut calon Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menjadia sarana untuk menggalang kepedulian.

Hal tersebut dibuktikannya event Mandiri Jakarta Marathon 2017 yang dipostingnya lewat akun instagram pribadinya @sandiuno.

Tetapi sayang, postingan yang diunggah pada Kamis (12/10) kemarin itu justru diserang sejumlah netizen.

"Buat para runners, yuk kita salurkan hobi kita berlari dengan sekaligus berbagi. Join running charity #berlariuntukberbagi di @jakartamarathon 2017 dengan mendaftarkan diri sebagai charity runners. Yang mau join langsung aja daftar di www.thejakartamarathon.com/2017/en/pendaftaran-charity-run.
#jakartamarathon #berlariuntukberbagi," tulis Sandi.

Kritik hingga sindiran disampaikan netizen lantaran event bertajuk 'Berlari Untuk Berbagi (Run For Charity)' yang diadadakan pada tanggal 28 Oktober 2017 mendatang itu mewajibkan peserta untuk membayarkan uang pendaftaran, yakni mulai dari sebesar Rp 3 juta untuk lari 5 kilometer, Rp 2,5 juta untuk 10 lari kilometer, Rp 2,5 juta untuk 21 lari kilometer dan Rp 2 juta untuk lari sejauh 42 kilometer.

Seperti halnya @cucusolihatt yang berharap agar uang pendaftaran tidak mahal, sebab diyakininya banyak masyarakat yang ingin ikut serta.

"Jgn terlalu mahal donk pak, kan ga semua org punya uang segitu. Padahal semuanya pasti ingin ikut berpartisipasi," tulis @cucusolihatt.

Sementara itu, Dwi Ari lewat akun @dwiari_st menyebutkan alasan mengapa biaya pendaftaran mahal karena acara ditujukan untuk kepedulian yang akan disalurkan kepada Yayasan Anyo Indonesia, Yayasan Bank Sampah Pulo kambing dan The Learning Farm.

"Kan itu run for charity... Mahal tp gk sia-sia lah bagi yg doyan lari, sekalian amal jg," tulis Dwi Ari.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help