Penipuan

Pelaku Penggelapan Belasan Kamera DSLR dan Mirrorless Dibekuk di Terminal Depok

Modusnya ia menyewa kamera DSLR atau mirrrorless dari tempat penyewaan namun tidak mengembalikannya sesuai waktu yang ditentukan.

Pelaku Penggelapan Belasan Kamera DSLR dan Mirrorless Dibekuk di Terminal Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pelaku penggelapan kamera DSLR dan mirrorless yang dibekuk di Terminal Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Pelaku penipuan dan penggelapan belasan kamera DSLR dan kamera mirrorless atas nama Hutri Hendika (33), dibekuk aparat Polsek Pancoran Mas bersama korbannya, setelah dijebak dalam suatu operasi penangkapan di Terminal Kota Depok, Kamis (12/10/2017).

Dari hasil penyelidikan dan laporan kepolisian, pemuda warga Pancoran Mas, Depok, tersebut diketahui sudah menipu dan menggelapkan sedikitnya 15 kamera DSLR dan mirrorless milik sejumlah agen atau rental penyewaan kamera di Jabodetabek.

Modusnya ia menyewa kamera DSLR atau mirrrorless dari tempat penyewaan namun tidak mengembalikannya sesuai waktu yang ditentukan.

Pelaku penggelapan kamera DSLR dan mirrorless yang dibekuk di Terminal Depok.
Pelaku penggelapan kamera DSLR dan mirrorless yang dibekuk di Terminal Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Pelaku justru menggadaikannya ke Pegadaian atau menjual dan menyewakannya kembali.

Harga satu kamera yang digelapkan Hutri diketahui senilai Rp 10 sampai Rp 30 Juta.

Ini artinya kerugian para korban dari 15 kamera yang digelapkan Hutri, totalnya mencapai lebih dari sekitar Rp 150 Juta.

Widi, salah satu korban yang melaporkan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Hutri, mengaku cukup puas dengan dibekuknya pelaku.

Sebab kata dia, pelaku akan beraksi lebih jauh dan akan semakin banyak rental atau agen penyewaaan yang akan menjadi korban, jika pelaku tidak ditangkap.

"Kami jebak pelaku di Terminal Depok dan langsung diamankan ke kantor polisi," katanya.

Kapolsek Pancoran Mas, Komisaris Roni Wowor menuturkan selain beraksi di Depok, pelaki diketahui juga kerap beraksi menipu beberapa rental penyewaan kamera di Jakarta dan sekitarnya.

Sedikitnya kata dia sudah ada 15 kamere DSLR dan mirrorless milik korban yang digelapkan pelaku.

"Pelaku ini telah melakukan transaksi sewa kamera pada beberapa korban yang berada di sejumlah tempat di Jabodetabek. Namun ia menggelapkan kamera itu dengan digadai atau dijual serta disewakan kembali," katanya.

Karena perbuatannya, kata Roni, pelaku akan dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan yang ancaman hukumannya hingga 5 tahun penjara.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help