WartaKota/

Koin Denda Bobotoh untuk Rohingya

Persib sudah lebih dulu membayar denda itu dan uang urunan dari Bobotoh mereka sumbangkan untuk etnis Rohingya.

Koin Denda Bobotoh untuk Rohingya
simamaung.com
Hitung koin 

WARTA KOTA.COM,BANDUNG - Koin senilai 50 juta dari Bobotoh yang sempat terlantar di kantor PT PBB akhirnya disalurkan lewat Rumah Zakat.

Penyerahan secara simbolis itu diwakili Kuswara S Taryono selaku Komisaris Persib Bandung.

Selain itu hadir pula Agus Ompong dari VPC, serta Chief Operational Officer Rumah Zakat, Herry Hermawan.

Penyerahan uang itu berlangsung di lantai 2 Graha Persib, Jumat (13/10/2017) siang.

Herry Hermawan menyebutkan bahwa dirinya melalui Rumah Zakat akan segera mengirim amanat Bobotoh Persib tersebut.

Khususnya kepada etnis Rohingya yang menjadi korban dari kriris kemanusiaan di Rakhine, Myamar.

“Alhamdulillah, hari ini Rumah Zakat telah menerima koin amanat dari Bobotoh melalui PT. Persib Bandung Bermartabat juga Viking Persib Club. Amanat tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada Rohingya maupun ke bentuk-bentuk kemanusiaan lain, bersama-sama dengan Bobotoh dan Persib,” ungkap Herry dikutip dari simamaung.com.

Baca: PBB Telantarkan Uang Bobotoh di Dalam Tong

Komisaris Persib, Kuswara S. Taryono pun mengatakan bahwa pihak manajemen sangat berterima kasih pada Bobotoh yang sudah sangat bersemangat untuk mengumpulkan koin membantu membayarkan denda.

Tapi Persib sudah lebih dulu membayar denda itu dan uang urunan dari Bobotoh mereka sumbangkan untuk etnis Rohingya.

“Mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah untuk kita semua. Kami juga ucapkan terima kasih pada Rumah Zakat, yang telah bersedia untuk bekerjasama,” tutur Kuswara.

Viking Persib Club (VPC) yang menginisiasi pengumpulan koin itu pun menyambut baik niat baik manajemen Persib.

“Kami sangat berterimakasih kepada Rumah Zakat dan kami percaya, Insya Allah sebagaimana yang telah dibicarakan tadi, koin amanat Bobotoh dan Viking akan disalurkan untuk kepentingan kemanusiaan dan untuk mereka yang sedang memerlukan,” tuturnya.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help