WartaKota/

Gawat, 11 WNI Terancam Hukuman Mati di Sabah Malaysia

Sebelas warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah, Malaysia, terancam hukuman mati terkait kasus tindak pidana yang dilakukannya.

Gawat, 11 WNI Terancam Hukuman Mati di Sabah Malaysia
Antaranews.com
Ilustrasi hukuman mati (ANTARANews/ferly) 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Sebelas warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah, Malaysia, terancam hukuman mati terkait kasus tindak pidana yang dilakukannya.

Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan di Kota Kinabalu melalui pesan tertulisnya, Jumat membenarkan, puluhan WNI yang melakukan tindak pidana di wilayah kerjanya di Negeri Sabah terancam hukuman mati.

Dikemukakannya, KJRI Kota Kinabalu telah melakukan pembelaan dengan menyewa pengacara di negeri jiran itu agar terbebas dari tuntutan hukuman mati tersebut.

Ahmad DH Irfan menyebutkan, pegambilan langkah tersebut tidak terlepas dari upaya perlindungan yang dilakukan Pemerintah Indonesia melalui kantor perwakilan di negara itu terhadap WNI yang tersangkut kasus pidana.

Disebutkan bahwa dari 11 WNI yang terancam hukuman mati itu, tiga di antaranya telah berkekuatan hukum tetap (inkrach) dan sedang menunggu putusan pengampunan (pardon) dari Yang Dipertuan Negeri Sabah.

Kemudian, empat WNI lainnya sedang menjalani persidangan di Mahkamah Tinggi Rayuan Persekutuan Negeri Sabah dan sisanya masih dalam proses penyidikan.

Akhmad menegaskan, pihaknya terus berupaya menyelamatkan WNI dari ancaman hukuman mati. "Kami berkomitmen memberikan pembelaan terhadap WNI yang ancamannya hukuman mati supaya dikurangi," ujar dia.

KJRI Kota Kinabalu tidak menyebutkan nama-nama ke-11 WNI tersebut dan kasus pidana yang mereka lakukan.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help