WartaKota/

Narkoba

Tahun Ini Pengguna Narkoba Asal Tangsel di Lapas Meningkat 159 Orang

Saat ini penghuni Lembaga Pemasyarakatan asal Tangsel karena kasus Narkoba di wilayah Tangerang Raya mengalami peningkatan.

Tahun Ini Pengguna Narkoba Asal Tangsel di Lapas Meningkat 159 Orang
Alija Berlian Fani
Kepala BNN Kota Tangsel, Heri Isti di Telaga Seafood BSD, Kamis (12/10/2017) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alija Berlian Fani

WARTA KOTA, SERPONG -- Kepala BNN Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Heri Istu mengungkapkan bahwa saat ini penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) asal Tangsel karena kasus Narkoba di wilayah Tangerang Raya mengalami peningkatan.

"Data orang Tangsel yang ada di lapas sekitar Tangerang Raya ini. Tahun 2016 279 orang, 50 di antaranya anak dibawah umur. Datanya per Februari," kata Heri saat ditemui di restoran Telaga Seafood BSD, Tangsel, Kamis (12/10/2017).

Sedangkan pada tahun ini, menurutnya pengguna atau pengedar yang tertangkap mengalami peningkatan yang cukup tinggi hingga mencapai 159 orang apa bila di bandingkan dengan tahun sebelumnya.

"2017 Februari naik jadi 438 yang anak di bawah umur ada 58, naiknya karena kinerja Polres yang semakin baik menangkap," jelasnya.

Selain itu, menurutnya saat ini telah terjadi perubahan pilihan jenis narkoba di Wilaya Kota Tangsel. Di mana pengguna lebih beralih menggunakan obat-obatan dibandingkan narkoba golongan 1.

"Kalau sekarang larinya ke obat-obat keras. Padahal nyatanya banyak orang gila. Bergeser dari sabu jadi ganja, sekarang bergeser lagi ke obat-obatan daftar G seperti tramadol, maupun PCC," jelasnya.

Akan tetapi hingga saat ini untuk wilayah Tangsel, Heri belum menemukan obat-obatan jenis PCC yang beredar bebas di masyarakat terutama anak-anak di bawah umur.

"Kalau Tangsel (datanya) kita belum tutup, sampai saat ini paling banyak Sabu dan Ganja. Kalau obat-obatan terakhir kita razia belum mendapatkan PCC di wilayah Tangsel," paparnya.

Menganai jumlah pasti seberapa besar peredaran narkoba diwilayah Tangsel, Heri belum dapat mengungkapkan secara medetail lantaran data belum terkumpul secara keseluruhan.

"Tahun ini data akan saya update per Desember 2017, nanti akan saya infokan lebih lanjut," tutupnya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help