WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pemimpin Baru Jakarta

Djarot Dinilai Tak Dewasa Berpolitik Jika Tak Hadiri Paripurna Pertama Anies-Sandi

Isu Djarot Saiful Hidayat tak mau menghadiri paripurna Anies-Sandi di DPRD usai pelantikan, membuat tak nyaman.

Djarot Dinilai Tak Dewasa Berpolitik Jika Tak Hadiri Paripurna Pertama Anies-Sandi
Warta Kota/Nur Ichsan
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat didampingi Wali Kota Jakarta Barat HM Anas Efendi (kiri), dan Ketua Umum Lingkaran Warisan Kota Tua Jakarta (LINGWA) Toety Heraty Rooseno (kedua dari kiri), saat peresmian pemugaran Masjid Jami Al Anwar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Jami Angke, di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (10/10/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Isu Djarot Saiful Hidayat tak mau menghadiri paripurna Anies-Sandi di DPRD usai pelantikan, membuat tak nyaman.

Kabar itu beredar di lingkungan DPRD DKI sejak awal pekan ini, dan jadi bahan pembicaraan.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Reza Haryadi mengatakan, sebaiknya Djarot hadir sebagai wujud penghargaan terhadap proses estafet kepemimpinan, yang telah berjalan secara konstitusional dan demokratis.

Baca: Tembok Jebol karena Rob Belum Diperbaiki, Warga Muara Angke Ketar-ketir

Selain itu, kata Reza, kehadiran Djarot juga akan memberikan sinyal politik positif bagi upaya membangun soliditas dan sinergi antar-kekuatan politik, bagi pemerintahan DKI Jakarta yang baru.

"Kan sebelumnya sempat terfragmentasi saat pilgub yang lalu. Jadi baik sekali kalau Pak Djarot berkenan hadir," kata Reza ketika dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (12/10/2017).

Lagi pula, apabila Djarot benar-benar tak hadir, justru menampakkan ketidakdewasaan dalam berpolitik bagi Djarot.

Baca: Polisi Gandeng PPATK Telusuri Aliran Uang Pemilik Situs Nikahsirri.com

"Kalau Pak Djarot tidak hadir, nanti bisa dipersepsikan seolah-olah ada friksi dan ketidakdewasaan dalam berpolitik, karena kurang legowo menerima kekalahan saat bersaing dalam Pilgub," ujar Reza.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI Jakarta Muhamad Mawardi, mengaku belum tahu terkait rencana Djarot tak akan hadir di paripurna pertama Anies-Sandi pada Senin (16/10/2017) pekan depan.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help