WartaKota/
Home »

Depok

Tiga Orang Pembuat dan Pengedar Uang Palsu di Bojonggede Dibekuk Polisi

"Pemilik toko sadar uang yang diterima palsu. Ia bersama warga sekitar lalu membekuk satu pelaku yang membelanjakan uang palsu tersebut,"

Tiga Orang Pembuat dan Pengedar Uang Palsu di Bojonggede Dibekuk Polisi
Kompas.com
Gambar burung Garuda yang gelap pada pecahan Rp 50.000 (atas) jadi salah satu ciri uang palsu. Selain itu ketebalan garis tepi juga jadi ciri uang palsu karena dibuat tidak dengan ketelitian. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Tiga orang pengedar dan pembuat uang palsu (upal) dibekuk aparat Polsek Bojonggede.

Ketiganya adalah Bayu Saputra (23) alias Ucung, Hari Haryanto (29) alias Ombeng dan Achmad Agus Hardian alias Ki Mahesa Tilas (35).

Mereka merupakan warga Tajur Halang, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Dari tangan ketiganya disita 18 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 50.000, 10 bendel uang euro palsu dan 5 lembar uang dolar singapura palsu.

Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno dibekuknya ketiga pelaku berawal dari kecurigaan pemilik warung kelontong Toko Bagus di Jalan Raya Bambu Kuning, Kelurahan Bojongbaru, Kecamatan Bojonggede, Bogor, Sabtu (7/10/2017) malam lalu.

Saat itu pemilik toko menerima 5 lembar uang pecahan Rp 50.000 palsu dari Ucung yang membeli beberapa dus minuman ringan seharga Rp 250.000.

"Pemilik toko sadar uang yang diterima palsu. Ia bersama warga sekitar lalu membekuk satu pelaku yang membelanjakan uang palsu tersebut yakni Bayu alias Ucung," kata Sutrisno Rabu (11/10/2107).

Kemudian warga melaporkan penangkapan satu pelaku ke aparat Polsek Bojonggede yang langsung datang dan mengamankan satu pelaku.

"Dari penangkapan satu pelaku ini kemudian dikembangkan oleh penyidik, sebelum membekuk dua orang lainnya, sehari kemudian," kata Sutrisno.

Dari keterangan Ucung kata Sutrisno, diketahui ia mendapat uang palsu dari Ombeng.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help