Gara-gara Kabar Bohong Warga Sekitar Gunug Ili Lewotok Mengungsi

Tercatat ada sebanyak 723 jiwa yang mengungsi ke beberapa lokasi di Kecamatan Ile Ape hingga Rabu (11/10/2017) pagi.

Gara-gara Kabar Bohong Warga Sekitar Gunug Ili Lewotok Mengungsi
Istimewa
Gunung Ili Lewotolok di NTT 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Berita bohong atau hoax terkait meletusnya Gunung Ilir Lewotolok memicu kepanikan masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api, tepatnya Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur sejak sejak Selasa (10/10) kemarin.

Tercatat ada sebanyak 723 jiwa yang mengungsi ke beberapa lokasi di Kecamatan Ile Ape hingga Rabu (11/10/2017) pagi.

Pengungsi tersebut dipaparkan  Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB,
Sutopo Purwo Nugroho merupakan warga yang tinggal di sekitar Gunung Ilir Lewotolok, antara lain Desa Waimatan sebanyak 160 orang yang mengungsi di Kantor Camat Ile Ape, Desa Lamawolo sebanyak 60 orang mengungsi ke Lewoleba, serta Desa Napasabok dan Desa Lamabute sebanyak 503 orang yang mengungsi di Kantor Camat Ile Ape dan Pustu Waipukang.

"BPBD masih melakukan pendataan. BPBD Kabupaten Lembata Bersama Polsek Lembata, Koramil 1624/03 Lembata Barat, PLAN Lembata, Forum PRB, Dinas PU dan Perhubungan, PMI Lembata, Dinas Sosial, dan BPMD, serta Yayasan Bina Sejahtera Lembata mendatangi lokasi terdampak gempa untuk melakukan pendataan serta evakuasi warga yang terdampak ke tempat yang aman," jelasnya dalam siaran tertulis pada Rabu (10/10).

Terkait gelombang pengungsi tersebut, BPBD katanya telah membangun tempat penampungan sementara untuk menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat.

Selain itu, Tim Reaksi Cepat BNPB Provinsi NTT pun diterjunkan untuk mendistribusikan bantuan logistik yang berasal dari BPBD Provinsi NTT dan BPBD sekitar Kabupaten Lembata.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Pemantauan aktivitas Gunung Ili Lewotolok dilakukan secara kontinyu dari Pos PGA di Desa Laranwutun, Kecamatan Ili Ape.

Rekomendasi PVMBG, masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki dan wisatawan agar tidak melakukan pendakian serta tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah Gunung Ili Lewotolok dan di seluruh area dalam radius dua kilometer dari puncak atau pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help