WartaKota/

Diduga Terhimpit Ekonomi, Sopir Truk Ga‎ntung Diri di Bekasi

Akibat terhimpit kebutuhan ekonomi, seorang sopir truk nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Selasa (10/10) malam.

Diduga Terhimpit Ekonomi, Sopir Truk Ga‎ntung Diri di Bekasi
Istimewa
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, BEKASI-Akibat terhimpit kebutuhan ekonomi, seorang sopir truk nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Selasa (10/10) malam.

Jenazah Mamat Ali (42) ditemukan di dapur rumahnya Kavling Linggar Jati Kampung Babakan Mustikasari RT 03/03, Mustikajaya, Kota Bekasi, tergantung menggunakan seutas tali tambang berwarna kuning.

Kapolsek Bantargebang Komisaris Siswo mengatakan, motif sementara bunuh diri yang dilakukan korban karena depresi akibat himpitan ekonomi.

Hal itu terungkap, saat petugas menggali keterangan sang istri di kampung halamannya di daerag Cirebon.

"Hubungan dengan sang istri harmonis, tapi korban pernah mengeluh soal keuangan keluarga sejak beberapa pekan terakhir," kata Siswo pada Rabu (11/10/2017).

Siswo mengatakan, kasus ini pertama kali diketahui oleh keponakan korban bernama Arifin (7). Saat itu, Arifin ke rumah sang paman hendak mengajaknya bermain.

Namun setibanya di sana, Arifin malah mendapati sang paman tewas dengan leher terikat tali tambang di bagian kusen di dapurnya.

"Saksi berteriak hingga mengundang perhatian warga," ujar Siswo.

Petugas yang mendapat kabar itu, kemudian bergegas ke lokasi untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan identifikasi sementara, penyidik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Selain itu, terdapat bekas cairan mani di kelaminnya.

"Kami kemudian menyimpulkan korban tewas karena gantung diri," jelas Siswo.

Oleh petugas, jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Namun keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kejadian ini.

"Keluarganya sudah menulis surat pernyataan dan jenazah dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan," ungkapnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help