WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Ojek Online dan Bajaj yang Mangkal di Trotoar Sekitar Stasiun Cikini Bikin Macet

Kondisi sekitar Stasiun Cikini terlihat semrawut lantaran banyaknya ojek online yang mangkal di trotoar.

Ojek Online dan Bajaj yang Mangkal di Trotoar Sekitar Stasiun Cikini Bikin Macet
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kondisi sekitar Stasiun Cikini terlihat semrawut lantaran banyaknya ojek online yang mangkal di trotoar. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG - Kondisi sekitar Stasiun Cikini terlihat semrawut lantaran banyaknya ojek online yang mangkal di trotoar.

Bahkan, kendaraan mereka yang sengaja diparkirkan di pinggir jalan, sehingga menyebabkan kemacetan.

Pantauan Warta Kota, sejumlah titik yang dijadikan tempat mangkal terletak di Jalan Pengangsaan Barat, tepat di dekat Kantor Kecamatan Menteng.

Baca: Teuku Wisnu Dikabarkan Poligami, Mertuanya Bilang Alhamdulillah

Mereka mengular dari ujung jalan stasiun hingga depan Gedung DPD Partai Golkar. Banyak ojek online berdiam diri sekadar untuk menunggu penumpang atau pun istirahat.

Hal yang sama terjadi di tikungan putar arah menuju Jalan Pegangsaan Timur. Kondisi semrawut disebabkan ojek konvensional berebut penumpang hingga menutupi jalan putaran.

Tak hanya ojek, sopir bajaj pun menjamur di sisi trotoar, dari tikungan putaran hingga ke depan Kampus Universitas Bung Karno. Selain itu ada pula barisan bajaj yang memakan bahu jalan hingga tiga baris bajaj. Kesemrawutan itu mengganggu pejalan kaki yang hendak masuk maupun keluar Stasiun Cikini.

Baca: Titi Kamal Nikmati Masa Kehamilan Anak Kedua

"Kalau bisa sih mangkalnya jangan di pinggir jalan. Macet soalnya," ujar pejalan kaki bernama Anang (34) di Jalan Pegangsaan Timur, Selasa (10/10/2017).

Andri Maulana, pengemudi ojek online, mengaku tidak memiliki alternatif lain sebagai tempat menunggu penumpang. Namun, ketika anggota Dishub turun ke lapangan, ia mengaku ojek online yang selalu terkena imbasnya.

"Satu enggak ada tempat, ojek pangkalan sama ojek online mangkalnya di jalanan. Tapi ojek pangkalan di sana belokan, tapi didiamkan saja sama petugas. Kami aja di angkut sama Dishub," keluh Andri. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help