Korupsi KTP Elektronik

Gamawan Fauzi: Juni 2011 Nazaruddin di Mana? Dia Kan Buron

Menteri Dalam Negeri 2009-2014 Gamawan Fauzi menuding bekas Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, berbohong.

Gamawan Fauzi: Juni 2011 Nazaruddin di Mana? Dia Kan Buron
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memberikan keterangan pada sidang lanjutan dugaan Korupsi proyek e-KTP, dengan terdakwa mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (16/3/2017). Pada sidang yang menghadirkan enam saksi itu, Gamawan mengaku tidak menerima uang dari proyek e-KTP. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Menteri Dalam Negeri 2009-2014 Gamawan Fauzi menuding bekas Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, berbohong mengenai keterlibatan dirinya dalam kasus korupsi pengadaan KTP elektronik alias e-KTP, tahun anggaran 2011-2012.

Gamawan mengatakan, Nazaruddin mengarang cerita bahwa dia menerima uang korupsi e-KTP. Padahal, kata Gamawan, terdapat ketidaksinkronan antara keterangan Nazaruddin terhadap fakta yang sesungguhnya.

"Yang pasti Nazaruddin kan dia ngomong dengar Bulan Juni 2011. Juni 2011 itu dia di mana? Dia di Kolombia, dia kan buron," kata Gamawan di sela sidang terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/10/2017).

Sebelumnya, Nazaruddin menyebut Gamawan Fauzi adalah salah seorang penerima aliran uang hasil korupsi pengadaan e-KTP. Menurut Nazaruddin, Gamawan diperkirakan menerima uamg 4 hingga 5 juta dolar AS. (*)

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved