Diskon dan Diistimewakan untuk Brondong Bertato di Bawah 30 Tahunan

Keistimewaan diberikan khusus untuk lelaki muda atau brondong yang umurnya masih di bawah 30 tahunan agar betah.

Diskon dan Diistimewakan untuk Brondong Bertato di Bawah 30 Tahunan
Healthy
Ilustrasi penggunaan tato di sejumlah kalangan bisa memicu alergi dan penyakit. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Polisi melakukah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di tempat pria penyuka sesama jenis (gay) di T1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan bukti kuat terkait praktik prostitusi terselubung yang disediakan oleh pihak pengelola tempat.

Berdasarkan pengakuan dari sejumlah karyawan, biaya memasuki fasilitas T1 Sauna sebesar Rp 165.000.

Keistimewaan diberikan khusus untuk lelaki muda atau brondong yang umurnya masih di bawah 30 tahunan agar betah.

"Tapi bagi mereka yang di bawah umur 30 tahun, dapat diskon, bayarnya jadi Rp 100.000. Kalau bertato, bayarnya jadi Rp 135.000," ujar Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asufri di lokasi, Senin (9/10/2017).

Diskon diberikan untuk cowok bertato dan brondong.
Diskon diberikan untuk cowok bertato dan brondong. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Rata-rata jumlah pengunjung, sambung Asufri, masih didalami pihak kepolisian. Sebanyak 51 orang pria penyuka sesama jenis yang terjaring penangkapan pada Jumat (6/10) lalu, telah dipulangkan setelah dimintai keterangannya.

"Total tersangka ada 5 orang, yaitu kasir dan kasir. Namun 1 tersangka yang merupakan pemilik dan pemegang saham masuk ke dalam DPO," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat prostitusi pria pencinta sesama jenis yang dilakukan di T1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Oktober 2017 malam.

Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis.

Akhirnya, sebanyak 51 pria diamankan dari penggerebekan tersebut.

Dari puluhan orang itu, terdapat juga empat warga China, seorang warga Thailand, seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura.

Pengelola sauna bersama karyawannya telah dija‎dikan tersangka dalam kasus ini.

Mereka yakni GG, GCMP, NA, ES dan K. Sementara satu orang lagi dengan inisial H masih buron.

Mereka dijerat Pasal 30 jo Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau Pasal 296 KUHP. (Rangga Baskoro)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved