WartaKota/

Media Sosial

Alasan Mahawasiswa Doktoral Ini Melakukan Kebohongan Publik

Harapan memiliki peneliti cemerlang kini pupus usai pernyataan tertulis Dwi Hartanto beredar luas di media sosial.

Alasan Mahawasiswa Doktoral Ini Melakukan Kebohongan Publik
Istimewa
Dwi Hartanto, mahasiswa yang melakukan kebohongan 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Harapan memiliki peneliti cemerlang kini pupus usai pernyataan tertulis Dwi Hartanto beredar luas di media sosial.

Seperti mendapatkan hantaman keras, rakyat Indonesia kecewa dengan rentetan kebohongan manis yang sebelumnya disampaikan oleh pemuda yang memiliki julukan 'The Next Habibie' itu.

Rasa kecewa diungkapkan puluhan ribu netizen lewat berbagai media sosial sejak pengakuan dosa bermaterai Rp 6.000 yang turut ditandatangani Dwi Hartanto beredar luas di internet sejak Minggu (8/10) kemarin.

Mereka kecewa dengan semua harapan palsu yang dilakukan oleh lulusan Technische Universiteit Delft atau Delft University of Technology itu.

Surat pernyataan yang dibuat oleh Dwi Hartanto soal kebohongannya
Surat pernyataan yang dibuat oleh Dwi Hartanto soal kebohongannya (Istimewa)

Sepeti Dani Hamdani yang memposting kebohongan Dwi Hartanto dengan judul 'Dagelan Memalukan Dwi Hartanto Kebohongan Memuakkan...' dalam akun facebooknya pada Minggu (8/10) malam.

Postingan yang menyertakan potret Surat Pernyataan yang dibuat tanggal 7 Oktober 2017 itu, terkuak rentetean kebohongan yang dibuat Dwi sejak lama.

"Saya menyebutnya dagelan. Karena kisah gemerlap Dwi Hartanto ini sungguh sebuah cerita fiksi lucu-lucuan yang memalukan. Semua cerita kehebatan dia keluarkan dari mulut seolah kebenaran hakiki pada banyak orang. Pada banyak wartawan, pada temannya di media sosial, pejabat pemerintah dan entah siapa lagi. Yang mengherankan semua orang berhasil ditipunya. Termasuk wartawan....," Tulis Dani.

"Setelah melihat tayangan wawancara Dwi dengan Nazwa Shihab, saya baru bisa memaklumi koresponden Gatra di Belanda pun berhasil dibohongi. Dwi memiliki bakat mengadali yg luar biasa. Dia bisa menciptakan kebohongan yang sempurna. Sebuah perfect lies. Banyak penulis membuat novel dgn judul itu. Saya kira Dwi punya Talenta tak kalah dari kiersten white maupun liza bonnett," jelasnya lagi.

Alasan mengapa Dwi Hartanto bisa berhasil membohongi semua orang katanya karena Dwi selalu menyodorkan harapan yang dibalut dengan foto-foto hasil rekayasanya.

Kemudian, kebohongan itu yang dibuat pun diulangi sejumlah media yang malas melakukan konfirmasi.

"Dia bicara tentang proyek proyek prestisius yang sedang ditanganinya. Dia bungkus kebohongan2 itu dgn foto2 yang dipalsukan atau dicerabut konteksnya. Dia sodor kan fakta palsu tuk meyakinkan bahwa ‘kamu tak perlu konfirmasi, ini buktinya.’ Bahkan dia sempurnakan cerita dgn bendera merah putih pada foto wahana luar angkasa kibulannya," tulisnya.

"Setelah baca surat klarifikasi Dwi saya cuma bisa geleng kepala sambil berdecak sebal. Ini sungguh sebuah kebohongan yang memuakkan! Saya dapat surat klarifikasi Dwi dalam format pdf siang ini dari seorang teman diskusi di medsos. Beberapa kecurigaan saya ternyata dwi akui sebagai kebohongan. yang mengagetkan kebohongnya ternyata lebih banyak lagi," Dani menegaskan.

Serupa dengan pendapat Dani, puluhan ribu netizen pun menghujat Dwi dan menyebut ilmuwan bohong karena berhasil menemukan cara untuk membohongi semua orang lewat media sosial.

Bonden lewat akun Kaskus justru menganggap kesuksesan Dwi berbohong juga dikarenakan lelahnya masyyarakat Indonesia mendengar berita buruk.

"Keseringan melihat dan mendengar berita jelek ala nastak nasbung emoticon-Frown( sekali kali muncul berita bagus emoticon-Frown( malah tipu tipu. Indonesia... Indonesia...," tulisnya dalaM forum berjudul 'Dwi Hartanto, Si Jenius Dibalik Pesawat Tempur Generasi Keenam' pada Minggu (8/10). 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help