Home »

News

» Jakarta

Djarot Sebut di Masa Lalu Banyak Gedung Sekolah Mangkrak, Uang Pemprov Keluar Tanpa Hasil

Menurut Djarot peresmian rehab sekolah 2017 ini ditargetkan rampung selama satu tahun, total terdapat 102 sekolah yang direhab

Djarot Sebut di Masa Lalu Banyak Gedung Sekolah Mangkrak, Uang Pemprov Keluar Tanpa Hasil
Joko Supriyanto
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat peresmian rehab sekolah di SDN Pulo Gadung 03/04 Jakarta, Sabtu (7/10/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, PULO GADUNG -- Tinggal hitungan hari Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat akan melepas masa jabatanya sebagai pemimpin DKI Jakarta.

Bahkan di sisa terakhir masa jabatannya ini, beberapa agenda peresmian dilakukan oleh mantan Walikota Blitar tersebut.

Salah satunya peresmian program rehab sekolah 2017 yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat peresmian rehab sekolah di SDN Pulo Gadung 03/04 Jakarta, Sabtu (7/10/2017).
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat peresmian rehab sekolah di SDN Pulo Gadung 03/04 Jakarta, Sabtu (7/10/2017). (Joko Supriyanto)

Menurut Djarot peresmian rehab sekolah 2017 ini ditargetkan rampung selama satu tahun, total terdapat 102 sekolah yang direhab dan ada 119 yang direhab berat.

Dari 102 sekolah yang ditargetkan akan selesai hingga Desember 2017 mendatang, sudah sebanyak 11 sekolah yang telah selesai dalam proses rehab, untuk itu secara langsung 11 sekolah ini diresmikan.

"Sudah saya sampaikan berkali kali di keputusan rapim dalam pembangunan sekolah jangan sampai multy years setahun harus selesai, Jangan sampai ada yang mangkrak sehingga menelantarkan para siswa," kata Djarot dalam peresmian rehab sekolah di SDN Pulo Gadung 03/04 Jakarta, Sabtu (7/10/2017).

Target rehab sekolah selama satu tahun ini dilakukan karena masih ada beberapa sekolah yang mangkrak sehingga tidak dapat dimanfaatkan.

"Ketika saya pertama kali menjadi wakil gubernur khusus untuk Disdik untuk melihat sekolah yang mangkrak, sudah habis milyaran tapi tidak dapat digunakan, makanya saya sampaikan tidak boleh lagi, satu tahun harus selesai," katanya.

Sementara itu menurut Djarot, kenapa rehab sekolah dapat terselesaikan selama satu tahun, karena adanya sistem elektonik serta lelang konsulidasi.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat peresmian rehab sekolah di SDN Pulo Gadung 03/04 Jakarta, Sabtu (7/10/2017).
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat peresmian rehab sekolah di SDN Pulo Gadung 03/04 Jakarta, Sabtu (7/10/2017). (Joko Supriyanto)

"Banyangkan kalo tidak ada lelang konsulidasi kita mencari 102 rekanan untuk membangun yang belum tentu profesional, ini yang terjadi dimasa lalu, sehingga banyak uang pemprov keluar tiada hasil, dan anak-anak terlantar," katanya.

Dengan cara konsulidasi pemenangnya dipastikan kredibel, profesional dan melihat transaksi jaminannya, sehingga dapat menghalau kontraktor abal-abal.

Hanya saja dalam melakukan lelang konsulidasi jangan satu proyek saja, namun secara paket, agar kontraktor dapat bertanggung jawab.

"Kalo bangun sekolah saja kemudian ambruradul dan adanya korupsi gimana dengan nasib anak-anak kita, karena dimasa lalu kita membeli peralatan yang tidak dapat dimanfaatkan, sekarang tidak boleh lagi, untuk itu disdik pastikan 102 selesai bulan desember dan 119 rehab berart selesai sehingga kita bisa menjadi contoh yang baik," katanya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help